IHSG Tergelincir pada Sesi I, Investor Asing Incar Saham BMRI hingga ACES

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum beranjak dari zona merah pada sesi pertama perdagangan saham Rabu (7/7/2021). Investor asing jual saham di seluruh pasar.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan saham, IHSG melemah 0,25 persen ke posisi 6.031,89. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,65 persen ke posisi 841,47. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Sesi pertama berada di posisi tertinggi 6.066,99 dan terendah 6.022,30. Sebanyak 262 saham melemah sehingga menekan IHSG. 196 saham menguat dan 166 saham di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 819.900 kali dengan volume perdagangan saham 22 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,8 triliun. Investor asing jual saham Rp 90,47 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.472.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham IDXEnergy merosot 1,34 persen, dan bukukan penurunan terbesar. Disusul sektor saham IDXNoncylical tergelincir 0,79 persen, IDXBasic melemah 0,77 persen.

Sementara itu, IDXTechno menguat 0,72 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti sektor saham IDXTrans naik 0,59 persen dan IDXHealth melonjak 0,46 persen.

Top Gainers dan Losers

Pialang memantau jalannya perdagangan saham di galeri Profindo Sekuritas, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Jelang penutupan sesi II, nilai perdagangan sebesar Rp 7,7 triliun lebih. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pialang memantau jalannya perdagangan saham di galeri Profindo Sekuritas, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Jelang penutupan sesi II, nilai perdagangan sebesar Rp 7,7 triliun lebih. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham BOSS naik 34,29 persen

-Saham PRIM naik 25 persen

-Saham BMHS naik 25 persen

-Saham LMSH naik 25 persen

-Saham SRAJ naik 24,41 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham PGUN turun 6,92 persen

-Saham SCNP turun 6,87 persen

-Saham JECC turun 6,84 persen

-Saham BIKA turun 6,83 persen

-Saham PTDU turun 6,77 persen

Aksi Investor Asing

Pengendara sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). IHSG ditutup melemah 0,09 persen atau 5,52 poin ke level 6.023,64 dari penutupan perdagangan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengendara sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). IHSG ditutup melemah 0,09 persen atau 5,52 poin ke level 6.023,64 dari penutupan perdagangan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BMRI senilai Rp 47,7 miliar

-Saham ASII senilai Rp 35,2 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 34,2 miliar

-Saham EMTK senilai Rp 31,7 miliar

-Saham ACES senilai Rp 15,7 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BFIN senilai Rp 45,4 miliar

-Saham AMRT senilai Rp 37,4 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 35,8 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 35,5 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 35,1 miliar

Bursa Saham Asia

Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)
Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,74 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,82 persen. Indeks saham Jepang Nikkei merosot 1,2 persen.

Lalu indeks saham Thailand turun 0,46 persen, indeks saham Singapura susut 1,68 persen dan indeks saham Taiwan tergelincir 0,80 persen. Sedangkan indeks saham Shanghai naik 0,44 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel