IHSG Terus Berkibar, Ditutup Menguat ke 5.509,51

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan ([IHSG](investor "")) ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu ini. Sejak awal pekan, IHSG selalu diperdagangkan di zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (11/11/2020), IHSG ditutup melonjak 46,77 poin atau 0,86 persen ke posisi 5.509,51. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 1,86 persen ke posisi 880,01.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.520,90 dan terendah 5.471,59.

Pada sesi penutupan pedagangan, 208 saham perkasa sehingga membawa IHSG di zona hijau. Sedangkan 230 saham tertekan dan 177 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham sangat ramai. Total frekuensi perdagangan saham 1.139.016 kali dengan volume perdagangan 20,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,4 triliun.

Investor asing beli saham Rp 1,3 triliun di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.082.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, penguatan dipimpin oleh sektor infrastruktur yang melonjak 3,93 persen. Kemudian disusul sektor aneka industri yang menguat 3,35 persen dan sektor pertambangan yang juga naik 1 persen.

Sementara sektor saham yang melemah yaitu barang konsumsi yang turun 1,47 persen, sektor perdagangan melemah 0.36 persen, dan sektor manufaktur turun 0,04 persen.

Saham yang menguat sehingga mendorong [IHSG](investor "") ke zona hijau antara lain PCAR yang naik 25 persen ke Rp 525 per lembar saham. Kemudian HITS yang naik 24,39 persen ke Rp 510 per lembar saham dan ANJT yang yang naik 23,33 persen ke Rp 740 per lembar saham.

Saham yang melemah antara lain PLAN yang melemah 9,88 persen ke Rp 155 per lembar saham. Kemudian TEBE turun 6,99 persen ke Rp 865 per lembar saham dan TALF turun 6,90 persen ke Rp 270 per lembar saham.

Pembukaan Hari Ini

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan di Rabu pekan ini. Investor asing tercatat beli saham pada pagi hari ini.

Pada pra pembukaan perdagangan Rabu (11/11/2020), IHSG menguat 12,82 poin atau 0,23 persen ke level 5.475,56. Pada awal perdagangan, IHSG masih melanjutkan pergerakan di zona hijaunya dengan naik 20 poin atau 0,37 persen ke 5.482,85.

Sementara indeks saham LQ45 juga menguat 0,63 persen ke posisi 869,40. Seluruh indeks acuan berada di zona hijau.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.471,59. Sedangkan terendah 5.471,59.

Sebanyak 167 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 43 saham melemah dan 159 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai yaitu 33.017 kali dengan volume perdagangan 1,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 661,2 triliun.

Tercatat, investor asing beli saham di pasar regular mencapai Rp 70 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.035 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada satu sektor yang melemah yaitu barang konsumsi yang turun 0,42 persen.

Sektor yang menguat dipimpin oleh sektor aneka industri yang melonjak 1,82 persen. Kemudian disusul sektor infrastruktur yang menguat 0,84 persen dan sektor perkebunan menguat 0,54 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain PNGO naik 8,55 persen ke Rp 635 per lembar saham. Kemudian FREN naik 7,94 persen ke Rp 68 per saham dan CSMI naik 7,55 persen ke Rp 570 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain BBHI turun 6,92 persen ke Rp 242 per lembar saham, NZIA yang turun 6,79 persen ke Rp 151 per lembar saham dan KOTA turun 6,72 persen ke Rp 222 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: