IHSG Tunjukkan Tren Penguatan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

·Bacaan 1 menit

VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 14,54 poin atau 0,24 persen ke level 6.120,93 pada pembukaan perdagangan Selasa, 27 Juli 2021.

Kemudian, hingga berita ini dibuat IHSG terus bergerak di zona hijau ke posisi 6.133,00, atau menguat 0,44 persen.

Analis BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar menjelaskan IHSG menunjukkan bahwa momentum bullish pada perdagangan hari ini. Secara teknikal didukung oleh stochastic bullish, candle doji dan MACD netral.

"Peluang konsolidasi untuk kembali rebound dari candle doji dan closing di atas 5 day MA," ujarnya hari ini, dikutip dari BNIS Daily Technical Analysis.

Baca juga: PPKM Berlevel, Usia di Bawah 12 Tahun Dilarang Terbang

Andri mengungkapkan, tren jangka pendek hari ini akan bullish selama di atas level 5.947 dan jangka menengah trennya juga bullish selama di atas 5.735. Sementara itu perkiraan hari ini bergerak di level 6.070-6.150.

Dia juga mengatakan, resistance IHSG hari ini akan berada di level 6.134/6.166/6.195/6.245 sedangkan support 6.078/6.033/6.010/5.995. Adapun saham-saham rekomendasi secara teknikal dikatakannya antara lain SRTG, MPPA, KLBF, ESSA.

"Fase distribusi, tren volume meningkat, penutupan di atas 6.078. Selama closed di bawah 6.134, peluang profit taking masih terbuka," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Riset Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi menjelaskan, secara sentimen pergerakan IHSG hari ini berpeluang menguat terbatas di tengah naiknya harga-harga komoditas.

"Naiknya cukup signifikan dan minimnya katalis positif karena investor menanti pertemuan The Fed dan terus memantau kasus virus COVID-19 di dunia," papar Lanjar.

Lanjar mengungkapkan, investor asing telah melakukan aksi jual bersih Rp243,20 miliar kemarin dengan saham-saham yang menjadi top net sell asing adalah BBCA, DMMX dan ANTM.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel