Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia Deklarasi Dukung Sandiaga Jadi Capres 2024

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ijtima Ulama dan Pemuda Indonesia mendeklarasikan diri sebagai pendukung Menparekraf Sandiaga Uno maju sebagai calon presiden atau capres 2024.

Deklarasi dukungan terhadap Sandiaga berlangsung di di Cipinang Campedak, Jakarta Timur, Selasa (9/11/2021). Turut dari sejumlah tokoh seperti Dedi Tuan Guru, Habib Fahiri, Masri Ikoni, Dede Ruba'i Misbahul Alam, Moh. Ahbab Hasbi, Habib Fahmi Alatas, Habib M. Reza Assegaf, Kana Kurniawan, Afandi Ismail, Yosse Hayatullah, Wizdan Fauran, dan Fahmi Faisal.

"Kami rasa Sandi merupakan calon pemimpin ke depan, Mudah-mudahan ini menjadi awal dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia ke depannya," terang salah satu deklarator, Dede Ruba'i dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Dede, pihaknya mendukung Sandi lantaran dinilai punya program yang menyasar kaum milenial.

"Dan yang penting akidah akhlak sopan santun yang luar biasa membuat siapapun terpesona," tuturnya.

Sementara itu, salah satu deklarator Ijtima Ulama dan Pemuda Indonesia, Masri Ikoni, menuturkan bahwa Sandi dinilai bergerak fokus kepada keumatan umat muslim.

"Kita sudah bahas parameter yang kita gunakan, orangnya santun, Indonesia, kemandirian, punya wawasan nasional internasional, energik, banyak hal dari beberapa hal itu kita sematkan ke semua kandidat, dan kita hanya ke Pak Sandi," ujarnya.

Masri pun berharap deklarasi ini bisa membawa hal positif bagi para pemuda di Indonesia untuk bisa bergerak maju.

Sementara Dede berharap pada pemilihan yang akan datang, Sandi bisa menjadi orang yang populis dan digemari masyarakat.

Di sisi lain, Inisiator Ijtima Ulama dan Pemuda Islam, Arief Fahrudin membeberkan pihaknya mengusung eks Wakil Gubernur DKI ini. Dalam hal keagamaan, Sandiaga dinilai sebagai pemimpin moderat yang pro dan peduli antarumat beragama.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tak Pernah Ujaran Kebencian

Kemudian, Sandiaga dinilai tidak pernah melontarkan ujaran kebencian terhadap agama lain. Yang kedua, kata dia, integritas dan zero dosa politik. Sandiaga dinilai mampu menjaga kepercayaan terhadap publik.

"Trust in goverment saat dipegang oleh Sandiaga meningkat ini membuktikan bahwa Sandiaga selalu transparansi dan tidak pernah melakukan salah dalam menerapkan kebijakan," ujarnya.

Yang ketiga, Ijtima Ulama dan Pemuda Indonesia melihat sosok Sandi yang cerdas dan bekerja keras dalam situasi pandemi covid-19. Pasalnya, Sandi mencetuskan beberapa ide brilian saat ekonomi nasional sempat menurun dan sekarang menunjukkan hasil positif.

Keempat, adalah santun dan sederhana. Yang kelima karena Sandi merupakan anak milenial serta optimistis dan mampu membawa garda bangsa ke arah kemajuan.

Keenam, Arif menilai pengalaman politik sudah cukup mumpuni.

"Yang terakhir, Sandi merupakan sosok yang siap. Sandiaga siap maju untuk menjadi calon presiden RI dengan segala kemampuan yang dimilikinya," pungkas Arif.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel