Ikan Nilem: Ikan Terapi yang Mudah DiBudidayakan

·Bacaan 7 menit
Ikan Nilem: Ikan Terapi yang Mudah DiBudidayakan
Ikan Nilem: Ikan Terapi yang Mudah DiBudidayakan

RumahCom - Memiliki sebuah usaha sendiri adalah salah satu hal yang sangat baik untuk dilakukan. Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan membangun usaha sendiri dan menjalankannya dari rumah. Ada banyak sekali jenis usaha yang bisa Anda coba jalankan, salah satunya adalah budidaya ikan nilem di rumah Anda sendiri.

Mungkin ada banyak sekali diantara Anda yang masih banyak belum mengenali apa itu ikan nilem. Jika dilihat dari bentuknya, ikan tersebut sebenarnya masih dalam satu keluarga dengan ikan nila dan bisa dikonsumsi karena memiliki rasa yang enak. Selain itu juga, banyak sekali yang memanfaatkan ikan nilem untuk menjadi ikan terapi. Supaya Anda bisa mengenal apa itu ikan nilem dengan lebih lengkap dan detail maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Ikan Nilem: Makanan dan Habitatnya

  2. Ikan Nilem untuk Terapi

    1. Membuang Sel Kulit Mati

    2. Membersihkan dan Menghaluskan Kulit

    3. Meningkatkan Kadar Kepekaan Sel Saraf

    4. Menghilangkan Stress

  3. Budidaya Ikan Nilem

    1. Persiapan Kolam Ikan

    2. Pemeliharaan dan Perawatan Ikan

    3. Persiapan Panen dan Pemasaran

Pilih KPR atau KTA?
Pilih KPR atau KTA?

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Pilih KPR atau KTA?

1. Ikan Nilem: Makanan dan Habitatnya

Ikan Nilem termasuk ke dalam kategori ikan herbivora. (Foto: Species Hunters)
Ikan Nilem termasuk ke dalam kategori ikan herbivora. (Foto: Species Hunters)

Ikan Nilem termasuk ke dalam kategori ikan herbivora. (Foto: Species Hunters)

Osteochilus vittatus atau dalam bahasa Indonesia lebih kerap disebut dengan ikan nilem, melem atau nilem mangut ini masuk dalam suku Cyprinidae. Ikan ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai lauk pendamping nasi. Tekstur daging yang renyah dan gurih membuatnya cocok untuk dipepes atau digoreng.Tidak hanya itu saja, telur dari ikan ini bisa dikonsumsi karena memiliki rasa yang lezat.

Penyebaran ikan ini mulai dari Siam, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatera dan Jawa. Ikan berukuran sedang ini termasuk ikan herbivora atau pemakan rumput maupun tanaman. Banyak sekali yang menganggap bahwa ikan nilem adalah ikan nila, padahal dalam kenyataannya kedua ikan tersebut berbeda. Jika dulu nilem banyak dikonsumsi sebagai lauk, kini ikan ini sudah semakin populer karena banyak sekali dimanfaatkan untuk menjadi ikan terapi.

Ikan nilem adalah ikan yang hidup dalam perairan air tawar berupa sungai atau rawa-rawa. Habitat aslinya banyak terdapat di daerah Jawa dan Sumatera. Tidak heran jika pada dua daerah tersebut juga, banyak dikembangbiakan ikan ini. Sudah begitu cara pemeliharaannya juga tidak serumit ikan lain.

Bentuk tubuhnya memiliki kemiripan dengan ikan Mas. Hal tersebut disebabkan oleh keduanya yang berasal dari suku Cyprinidae. Rasa dagingnya banyak disukai oleh masyarakat. Gurih dan memiliki ciri khas tersendiri, berbeda dengan ikan tawar lain. Ini karena kandungan sodium glutamat yang terdapat pada daging ikan.

Selain dikenal dengan nama nilem, di daerah lain juga lazim disebut dengan nama palung, pawas, puyau, magut, serta karper. Tidak hanya terdapat pada wilayah Indonesia, ikan ini juga dapat ditemukan pada Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Malaysia.

Ikan nilem juga memakan kulit ari-ari yang mati pada permukaan kaki sehingga membantu regenerasi kulit, bikin kulit kaki jadi sehat dan segar. Mau punya rumah di kawasan yang masih sejuk dan segar yang sangat baik bagi kesehatan? Cek pilihan rumahnya di kawasan Sentul, Bogor, dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

Baca Juga: Budidaya Vanili di Rumah yang Mudah Bagi Pemula

2. Ikan Nilem untuk Terapi

 Ikan Nilem adalah salah satu ikan yang bisa digunakan untuk terapi kaki. (Foto: Pinterest)
Ikan Nilem adalah salah satu ikan yang bisa digunakan untuk terapi kaki. (Foto: Pinterest)

Ikan Nilem adalah salah satu ikan yang bisa digunakan untuk terapi kaki. (Foto: Pinterest)

Pernahkah Anda pergi mengunjungi suatu mall atau pusat perbelanjaan dan melihat tempat terapi ikan? Salah satu ikan yang digunakan untuk terapi adalah ikan nilem. Ukuran ikan yang kecil memungkinkan untuk diletakkan dalam jumlah yang banyak dan membuat efektifitas terapi menjadi lebih baik lagi. Supaya tidak bingung, di bawah ini adalah beberapa manfaat dari ikan nilem yang digunakan untuk terapi:

1. Membuang Sel Kulit Mati

Ketika Anda memasukkan kaki ke dalam media, otomatis ikan akan segera mengerumuninya. Dua pasang sungut ikan nilem membuatnya mampu mendeteksi bagian kulit mana saja yang punya sel mati. Nilem akan memakan semua sel kulit mati tersebut.

2. Membersihkan dan Menghaluskan Kulit

Setelah sel kulit mati itu dimakan, maka bagian kaki pun akan jadi lebih bersih. Daki maupun kotoran lain akan disantap habis oleh nilem. Selain itu juga menjadi sangat halus. Kelembaban pada kulit telah terstimulasi oleh gigitan ikan. Penampilan kulit pun menjadi lebih enak dipandang.

3. Meningkatkan Kadar Kepekaan Sel Saraf

Manfaat paling penting dari terapi adalah meningkatnya kadar kepekaan pada saraf. Gigitan nilem telah menstimulasi setiap sel pada bagian kaki untuk menjadi lebih peka. Peredaran darah juga lebih lancar, sehingga Anda merasa lebih sehat setelah meninggalkan tempat terapi.

4. Menghilangkan Stress

Salah satu alasan orang banyak mengunjungi tempat terapi ikan ialah untuk menghilangkan stress. Gigitan ikan tersebut akan menekan tiap saraf yang berpotensi menimbulkan stress. Jadi gangguan itu pun bisa hilang setelah melakukan terapi. Selain menghilangkan stress, terapi ikan ini dapat pula membuang rasa lepas setelah bekerja.

Anda tentu penasaran dengan cara kerja terapi yang menggunakan ikan ini. Terapi ikan atau fish spa banyak ditemukan pada mall, pusat perbelanjaan dan tempat lain yang banyak dikunjungi orang.

Anda cukup memasukkan kaki pada media terapi, biasanya berupa aquarium. Akuarium tersebut telah diisi dengan air hangat dan ikan yang masih berukuran kecil. Lama perendaman kaki berkisar sekitar 20-30 menit untuk sekali terapi.

Jika berminat melakukan terapi ikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dulu. Mengingat tidak semua tempat yang menyediakan fish Spa akan menyediakan tempat yang aman. Berikut hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan terapi:

  • Jangan melakukan terapi jika ada luka pada bagian kaki.

  • Jika sebelumnya mencukur bulu kaki, tunda dulu untuk terapi ikan.

  • Basuh kedua kaki untuk menghindari semakin banyak bakteri yang masuk dalam media.

  • Pastikan tempat yang menyediakan terapi selalu menjaga kebersihan dan rutin mengganti air pada media terapi.

Tip Rumah

Hindari untuk melakukan terapi apabila ada bagian pada kaki Anda yang mengalami luka untuk menghindari terjadinya infeksi yang berbahaya.

3. Budidaya Ikan Nilem

Budidaya ikan membutuhkan sebuah tempat yang luas dan tertata dengan baik. (Foto: Observation)
Budidaya ikan membutuhkan sebuah tempat yang luas dan tertata dengan baik. (Foto: Observation)

Budidaya ikan membutuhkan sebuah tempat yang luas dan tertata dengan baik. (Foto: Observation)

Permintaan akan ikan ini sangat tinggi di pasaran. Namun peternak kerap kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar. Hal ini disebabkan oleh sedikit sekali jumlah peternak nilem. Dalam prakteknya, nilem termasuk ke dalam ikan yang sangat mudah untuk dibudidayakan, bahkan bagi pemula yang baru berkecimpung dalam dunia perikanan.

Pada budidaya ikan nilem ini biasa dipanen setelah berumur 3 bulan. Untuk memperoleh bibit digunakan indukan berkualitas sampai masa pemijahan atau bertelur. Begitu telur menetas, selanjutnya dilakukan pembesaran ikan sampai umur 3 bulan dan siap panen. Begini cara yang biasa dilakukan oleh peternak ikan:

1. Persiapan Kolam Ikan

Ikan ini tidak bisa tumbuh dengan baik apabila lokasi tidak sesuai. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lokasi budidaya haruslah dilakukan pada daerah dengan ketinggian mulai dari 150 hingga 200 meter di atas permukaan laut. Ikan ini juga harus berada di daerah yang sejuk, yakni dengan suhu udara yang berada di sekitar 18 hingga 28 celsius.

2. Pemeliharaan dan Perawatan Ikan

Ikan nilem membutuhkan kolam khusus yang bisa digunakan. Dua jenis kolam yang yang bisa Anda manfaatkan untuk memelihara dan membiakkan ikan adalah kolam tanah dan kolam semen. Secara fungsi, kolam tanah dimanfaatkan untuk membesarkan larva atau anakan ikan hingga menjadi siap panen. Kelebihan dari kolam tanah adalah anakan bisa mendapatkan asupan gizi lebih dari pakan alami yang berasal dari dalam tanah.

Kolam semen sendiri digunakan untuk pemijahan indukan supaya bisa mendapatkan kondisi air yang nyaman. Tidak hanya itu saja, kolam jenis ini juga akan membuat air tetap bersih tanpa harus takut terkontaminasi oleh lumpur.

Dalam memilih indukan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Sama seperti saat hendak melakukan budidaya hewan lainnya, kondisi dari indukan akan sangat berpengaruh. Anda harus mencari indukan dalam kondisi yang baik tanpa adanya cacat sama sekali. Indukan yang baik biasanya mempunyai berat antara 180 hingga 200 gram per ekornya dan sudah memiliki usia berkisar 1 hingga 1.5 tahun.

3. Persiapan Panen dan Pemasaran

Ikan nilem yang sudah dikawinkan dan berhasil melewati proses pemijahan, akan menghasilkan telur dalam waktu 8 jam setelah proses pemijahan yang sukses. Telur-telur tersebut membutuhkan waktu setidaknya 48 jam supaya bisa menetas dan menghasilkan larva-larva ikan yang lucu.

Larva tersebut harus segera dipisahkan ke kolam pembesaran dan berikanlah pakan secara rutin supaya ikan bisa tumbuh besar dan siap untuk dipanen. Setelah anakan tersebut memasuki usia 3 bulan dan memiliki berat setidaknya 400 gram, barulah Anda bisa memilih dan melakukan panen ikan tersebut lalu menjualnya ke tempat yang Anda inginkan.

Itulah pembahasan mengenai ikan nilem, manfaat dari ikan untuk terapi hingga cara budidayanya yang mudah Anda lakukan sendiri. Pastikan supaya ikan mendapatkan pakan dalam jumlah yang mencukupi supaya bisa tumbuh besar dengan baik dan cepat.

Anda tidak perlu bingung! Melalui video yang informatif berikut ini, Anda bisa mengetahui ciri-ciri pengembang properti yang baik!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya