Iko Uwais dan Rudi Sepakat Damai, Kasus Dihentikan

Merdeka.com - Merdeka.com - Aktor laga Iko Uwais sepakat berdamai dengan Rudi setelah kasus penganiayaan yang menimpanya. Hal tersebut dikonfirmasi Kabid Humas Polda Metro Kombes Endra Zulpan.

"Hasil dari mediasi yang dilakukan semalam ini disepakati oleh kedua belah pihak yaitu menemukan titik temu perdamaian," ungkap Zulpan.

Diketahui, Iko Uwias dan Rudi bertemu di Polres Metro Bekasi Kota Senin (11/7) pukul 22.00 WIB. Mereka sepakat untuk mencabut laporan masing-masing sehingga perkara tersebut tidak dilanjutkan proses hukum.

Zulpan menceritakan, sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perpol) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Restoratif Justice atau keadilan restoratif sehingga yang menjadi dasar kasus tersebut tidak dinaikkan ke tahap berikutnya. Dikarenakan kedua belah pihak telah menemukan titik terang.

"Bahwa restoratif di sini atau pengertian kasus ini tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, kemudian juga ada persyaratan yang mendasar di antaranya adalah adanya kesepakatan yang dihubungi dengan tanda tangan yang menyatakan kedua belah pihak tidak mempersoalkan apa yang dilaporkan," kata Zulpan.

Mengulas kembali, Iko saat itu menggunakan jasa interior Rudi untuk membangun rumahnya di kawasan Cibubur. Kedua belah pihak telah menyepakati harga dan akan dibayar setengahnya terlebih dahulu oleh Iko.

Selang beberapa waktu, tagihannya dikirimkan melalui pesan Whatsapp, namun tidak ditanggapi oleh Iko. Kemudian sang korban bersama istri berinisiatif untuk menagihnya secara langsung.

Berdasarkan keterangan Zulpan, ketika korban ingin pulang dan melintas di depan rumah Iko Uwais. Saudara Iko Uwais memanggil korban dengan cara menepuk tangan dan berteriak. Setelah itu korban bersama dengan istrinya turun dari mobil.

Iko bersama temannya Firmansyah, menghampiri korban dan mulailah terjadi cek cok. Tidak berselang lama sebuah pukulan pun dilayangkan kepada korban sehingga menyebabkan luka.

Tidak terima perlakuan tersebut, Rudi pun melapor ke Polres Metro Bekasi dan telah melakukan pemanggilan terhadap terlapor (Iko dan Firmansyah) pada Selasa (13/6) terkait pengeroyokan. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel