Ikut Konvensi, Dahlan Klaim Tak Akan Kampanye

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Ishkan menyatakan tak akan melakukan kampanye selama proses konvensi calon presiden Partai Demokrat. Hal ini diklaim sebagai jaminan dirinya tak akan meninggalkan tugasnya sebagai menteri.

"Kerja dengan baik kan juga dinilai oleh masyarakat," kata Dahlan saat ditemui usai pengarahan peserta konvensi, Rabu, 11 September 2013.

Meski memilih tak kampanye seperti peserta yang lain, menurut Dahlan, dirinya tetap serius dan berniat memenangkan konvensi. Secara gamblang mantan Direktur Perusahaan Listrik Negara tersebut menyatakan ingin menjadi presiden dalam pemilihan umum 2014. "Saya tetap fokus kerja," kata Dahlan.

Dahlan juga membantah adanya kabar dan peserta yang menjadi anak emas dalam proses konvensi. Menurut dia, majelis tinggi, khususnya keluarga Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, tidak memberikan perlakuan khusus pada mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Pramono Edhie Wibowo yang turut konvensi. "Beliau (SBY) menegaskan tidak ada perlakuan istemewa," kata dia.

Selain Dahlan, menteri kabinet Indonesia bersatu jilid II yang ikut dalam konvensi adalah Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Keduanya dilanda isu tak fokus bekerja saat mengikuti konvensi, bahkan juga muncul dorongan agar mencopot jabatan tersebut sebagai konsekuensi.

FRANSISCO ROSARIANS

Topik Terhangat

Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Jokowi Capres? | Miss World | Penembakan Polisi | Krisis Tahu-Tempe

Terpopuler

Ditawari Vicky Mobil, Zaskia Gotik Jual Cincin

Begini Hasil CCTV Soal Penembakan Polisi di KPK

Dul Masih Kritis, 2 Gelas Darah Disedot dari Paru

Bahasa Vicky Zaskia Gotik Dimengerti Keluarganya 

Vicky Zaskia Gotik Dijenguk Banyak Wanita di Bui

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.