Ikut Menggerakkan Ekonomi Nasional, SRC Gelar Festival Indonesia 2020

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Banyak pihak melakukan berbagai hal sebagai bagian dalam upaya menggerakkan perekonomian nasional meskipun di saat pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan jaringan toko kelontong, SRC Indonesia.

Dengan menggelar Festival SRC Indonesia 2020 secara virtual pada Sabtu, 19 Desember 2020. Festival ini disebut wujud komitmen untuk ikut menggerakkan perekonomian nasional meskipun di saat situasi pandemi.

"Langkah berkelanjutan kami ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, di mana UMKM merupakan salah satu sektor penting yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Indonesia,” ujar Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) Henny Susanto.

Dia mengatakan jika, lebih dari satu dekade SRC berperan aktif dalam meningkatkan keterampilan dan daya saing pelaku UMKM di Indonesia. Dan momentum festival kali ini, selain untuk memberikan apresiasi kepada toko kelontong SRC, juga diharapkan dapat membangkitkan semangat #BersamaMelangkahMaju bagi para pelaku UMKM lainnya.

“Tahun 2020 memang merupakan tahun yang penuh tantangan, namun di balik itu semua, kami percaya bahwa dengan tetap bersemangat, mengasah kreativitas tanpa batas, maka UMKM Indonesia khususnya toko kelontong SRC dapat memberikan manfaat lebih besar lagi bagi lingkungan dan masyarakat luas, salah satunya lewat Festival SRC Indonesia 2020 ini,” jelas dia.

Henny menyampaikan, pengalaman dan rekam jejak panjang yang telah dilalui SRC telah memperkuat peran SRC di sektor UMKM Indonesia. Kehadiran SRC di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memberikan kontribusi yang signifikan terutama untuk perkembangan ekonomi mikro.

survei yang dilakukan terhadap ratusan pemilik toko kelontong SRC pada awal tahun 2020 menemukan jika SRC turut memberi kontribusi bagi perputaran perekonomian sebesar Rp 69,3 triliun per tahun.

Selain itu tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 57 persen pemilik adalah wanita, di mana 52 persen di antaranya adalah tulang punggung keluarga dan 97 persen dari mereka yakin dapat menyejahterakan keluarganya setelah bergabung dengan komunitas SRC.

Saat ini SRC menjangkau lebih dari 130 ribu toko kelontong di Indonesia. Selain meningkatkan keterampilan dan daya saing para pedagang kelontong, SRC juga menyiapkan pelaku UMKM untuk senantiasa mengikuti perkembangan zaman melalui literasi digital.

“Untuk itu kolaborasi dan digitalisasi merupakan dua tema penting yang kami bawa pada Festival kali ini. Diharapkan melalui festival SRC, masyarakat luas dapat lebih mengenal SRC, serta menyadari pentingnya berbelanja di toko kelontong di dekat rumah karena secara langsung dapat mendukung para UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka, membawa dampak positif bagi lingkungan, dan dalam cakupan yang lebih luas, bagi ekonomi nasional,” kata Henny.

Kata Pedagang

SRC.
SRC.

Pemilik toko kelontong SRC Dhimas di wilayah Sumedang Jawa Barat Imas Komala menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan Festival SRC Indonesia 2020.

“Banyak sekali hal positif yang kami dapatkan dari kegiatan festival di tahun ini. Pertama memaknai situasi ketidakpastian dan keterbatasan justru mendorong kami untuk bisa melakukan hal-hal baru dan inovatif.Kedua, ajang untuk silaturahmi dengan pemilik SRC lainnya. walaupun pelaksanaannya dilakukan secara virtual, ketiga memperkuat keyakinan kami bahwa dengan #BersamaMelangkahMaju maka apapun tantangan dapat dilalui dengan baik,” kata Ibu Imas.

Hal senada juga disampaikan oleh pemilik toko kelontong SRC Kasima di Jakarta Utara Irwan, yang menjelaskan bahwa festival tahun ini membawa kejutan yang luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tentu ada hal yang berbeda di tahun ini, namun dapat dipastikan festival tahun ini lebih menarik dari tahun – tahun sebelumnya. Banyak pelajaran berharga yang dapat kami ambil terutama bagaimana kami menjadi bagian penting dari ekonomi negeri ini, sehingga semangatnya harus terus dipertahankan dan terus mendukung pemerintah melalui aktivitas ekonomi seperti yang selama ini kami jalankan,” jelas Irwan.

Festival SRC Indonesia 2020 secara virtual menggambarkan dukungan SRC untuk UMKM di sekitarnya melalui Pojok Lokal, sebuah rak khusus yang didedikasikan bagi pelaku UMKM di sekitar toko kelontong SRC untuk menjual produk hasil usaha mereka.

Beragam produk UMKM dapat ditemukan di Pojok Lokal, mulai dari makanan ringan, kerajinan tangan, dan berbagai macam produk khas lokal lainnya.

SRC bersama Yayasan Benih Baik Indonesia, juga mewujudkan dukungan kepada pelaku UMKM lainnya yakni petani gula aren dengan mengajak masyarakat Indonesia secara luas untuk melakukan donasi secara online.

Hasil dari donasi tersebut rencananya akan diwujudkan menjadi alat produksi yang layak untuk petani gula aren di Indonesia.

“Di manapun dan kapan pun SRC akan terus berinovasi untuk bisa berkontribusi secara nyata, sehingga semakin banyak manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat luas. Kami yakin, situasi akan menjadi lebih baik dan SRC menjadi bagian penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” tutup Henny.