Ikuti Cara Membuat Pupuk Organik Cair Di Rumah

·Bacaan 9 menit
Ikuti Cara Membuat Pupuk Organik Cair Di Rumah
Ikuti Cara Membuat Pupuk Organik Cair Di Rumah

RumahCom - Memiliki sebuah hobi adalah salah satu hal yang sangat baik. Hobi bisa memiliki bentuk apa saja, salah satunya adalah dengan menanam dan merawat tanaman di rumah. Menanam tanaman membutuhkan kesabaran dan ketelitian supaya tanaman tersebut bisa tumbuh dengan baik. Salah satu hal yang bisa Anda pelajari sendiri di rumah adalah cara membuat pupuk organik sendiri di rumah supaya Anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli pupuk. Supaya Anda bisa membuat pupuk organik di rumah, maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Pengertian Pupuk Organik

  2. Cara Membuat Pupuk Organik Sendiri di Rumah

    1. Pupuk Organik Cair Nasi Basi

    2. Pupuk Organik Cair dari Kotoran Hewan

    3. Pupuk Organik Cair dari Cucian Beras

    4. Pupuk Organik Cair dari Kulit Buah-Buahan

  3. Manfaat Pupuk Organik Cair

    1. Memperbaiki Fisik Tanaman

    2. Meningkatkan Produktivitas Tanaman

    3. Menggemburkan dan Memperbaiki Tanah

    4. Mencegah Datangnya Hama Tanaman

    5. Efektif Bagi Pertanian dengan Sistem Hidroponik

    6. Sumber Makanan yang Mudah Diserap Tanaman

  4. Kelebihan dan Kekurangan Pupuk Organik Cair

Pilih KPR atau KTA?
Pilih KPR atau KTA?

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Pilih KPR atau KTA?

1. Pengertian Pupuk Organik

Pupuk memiliki banyak ragam dan fungsinya yang berbeda-beda. (Foto: CaliKim)
Pupuk memiliki banyak ragam dan fungsinya yang berbeda-beda. (Foto: CaliKim)

Pupuk memiliki banyak ragam dan fungsinya yang berbeda-beda. (Foto: CaliKim)

Sebelum kita masuk kepada cara membuat pupuk organik cair di rumah, sebaiknya terlebih dahulu kita pahami apa itu pupuk organik. Pupuk organik adalah pupuk yang diproduksi secara alami dan tidak menggunakan bahan-bahan kimia tambahan yang bisa berbahaya bagi lingkungan dan dikonsumsi. Kandungan dari pupuk organik biasanya memiliki kandungan karbon.

Pupuk organik dapat berasal dari bermacam-macam sisa tumbuhan baik segar maupun yang telah dikeringkan. Pilihan bahan untuk cara membuat pupuk organik cair sangat beragam dan dapat dipilih sesuai kebutuhan tanaman. Misalnya kotoran ayam dan sisa ikan mengandung nitrogen yang tinggi. Sangat baik untuk pohon buah-buahan. Sedangkan pupuk organik dari kulit telur tinggi fosfor dan kalsium. Cocok untuk tanaman bunga atau umbi-umbian yang sudah memasuki masa berbunga.

Pupuk organik sendiri memiliki dua bentuk yaitu cair dan padat. Pupuk kompos dan pupuk kandang adalah contoh pupuk organik padat. Sedangkan pupuk organik dari nasi basi dan larutan sisa sayuran adalah contoh pupuk organik cair.

Baca Juga: 8 Jenis Pupuk Organik untuk Tanaman di Rumah

2. Cara Membuat Pupuk Organik Sendiri di Rumah

Membuat pupuk membutuhkan waktu yang tidak sebentar. (Foto: Pinterest)
Membuat pupuk membutuhkan waktu yang tidak sebentar. (Foto: Pinterest)

Membuat pupuk membutuhkan waktu yang tidak sebentar. (Foto: Pinterest)

Pupuk organik cair banyak dijual di toko perlengkapan pertanian. Namun Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Cara membuat pupuk organik cair sangat mudah. Bahan-bahannya bisa Anda dapatkan di sekitar rumah, dari sisa sampah rumah tangga, maupun kotoran hewan. Alat untuk membuatnya juga sederhana.

Di bawah ini ada 4 jenis pupuk organik cair yang bisa dibuat di rumah. Silahkan simak langkah-langkah cara membuat pupuk organik cair berikut ini:

1. Pupuk Organik Cair Nasi Basi

Salah satu contoh pupuk organik yang dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemui disekitar kita adalah pupuk organik cair dari nasi basi. Selain bisa digunakan untuk pupuk, pupuk dari nasi basi ini juga bisa digunakan untuk bahan fermentasi yang sangat baik. Berikut adalah cara membuat pupuk organik cair dari nasi basi:

Bahan-bahan:

  • 1 kg nasi basi (nasi harus benar-benar dalam keadaan basi untuk mendapatkan hasil terbaik).

  • 1 liter air.

  • 5 sendok makan gula pasir.

Peralatan:

  • 2 botol air mineral berukuran 1.5 liter.

Cara membuat:

  • Masukkan nasi basi ke dalam botol air mineral

  • Di tempat terpisah, larutkan gula dan air. Gula berfungsi sebagai makanan bagi mikroorganisme yang ada pada nasi basi.

  • Tuangkan air ke dalam nasi basi tadi. usahakan masih ada sisa ruang untuk udara di dalam botol.

  • Tutup botol rapat-rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari.

  • Setelah dua hari, buka sedikit tutup botol agar udara di dalamnya keluar. Rapatkan kembali dan kocok hingga nasi dan air bercampur menjadi larutan. Lalu longgarkan tutup botol dan simpan kembali larutan.

  • Di hari ketujuh cara membuat pupuk organic cair ini sudah selesai dan POC dari nasi basi sudah bisa dipanen. Saring larutan dan simpan di dalam botol dan longgarkan sedikit tutupnya.

Tip Rumah

Usahakan nasi yang digunakan adalah nasi basi sepenuhnya supaya pupuk bisa terbuat secara sempurna.

2. Pupuk Organik Cair dari Kotoran Hewan

Jika Anda memiliki hewan peliharaan atau hewan ternak, maka Anda bisa memanfaatkan kotoran, supaya kotoran tersebut tidak menjadi limbah yang terbuang sia-sia. Namun karena aroma yang dihasilkan selama proses pembuatan cukup kuat, sebaiknya lakukan hal tersebut di luar rumah. Berikut adalah cara membuat pupuk organik cair dari kotoran hewan:

Bahan-bahan:

  • 1 kg Kotoran hewan ternak.

  • Jika tidak mempunyai kotoran hewan ternak, Anda bisa memanfaatkan 1 liter urine kelinci, sapi atau kambing.

  • 2 liter air.

  • 30 ml EM4 atau 1% dari total larutan.

  • 30 gram gula pasir yang dilarutkan dengan sedikit air.

Peralatan:

  • Sekop atau cangkul berukuran kecil.

  • Ember sebagai tempat penyimpanan yang tertutup.

Cara membuat:

  • Aduk kotoran hewan dengan air hingga rata dan larut sempurna.

  • Tambahkan EM4 (bubuk fermentasi) dan gula pasir, lalu aduk kembali hingga merata.

  • Tempatkan pada ember dan tutup, lalu letakkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari.

  • Setiap 3 hari sekali larutan dibuka dan diaduk.

  • Setelah 3 minggu pupuk organik cair bisa dipanen. Endapannya dapat digunakan sebagai pupuk organik padat.

3. Pupuk Organik Cair dari Cucian Beras

Jangan terburu-buru untuk membuang air bekas cucian beras Anda karena air tersebut bisa Anda manfaatkan untuk membuat pupuk organik cair. Cara membuat pupuk organic cair dari air cucian beras sangat sederhana. Anda bisa melakukannya di rumah dengan peralatan yang juga simpel. Simak caranya berikut ini:

Bahan-bahan:

  • 1 liter air cucian beras dari pencucian pertama.

  • 1 tutup botol EM4 (bubuk fermentasi) yang bisa Anda beli dari toko bahan pertanian.

  • 20 gram (1 sendok makan) gula pasir.

Peralatan:

  • 1 buah botol air mineral berukuran 1.5 liter.

Cara membuatnya:

  • Larutkan gula pasir dengan sedikit air cucian beras.

  • Masukkan larutan ke dalam botol air mineral.

  • Tambahkan sisa air cucian beras dan EM4.

  • Simpan di tempat gelap dan bersuhu ruang selama 1-2 minggu hingga bisa dipanen.

4. Pupuk Organik Cair dari Kulit Buah-Buahan

Selain bisa digunakan sebagai bahan pupuk kompos padat, kulit buah-buahan juga bisa dijadikan pupuk organik cair. Cara membuat pupuk organik cair dari bahan ini juga sangat mudah. Hampir semua jenis kulit buah bisa dipakai. Terutama buah dengan kandungan fosfor, kalium, kalsium, vitamin C dan sodium yang tinggi.

Cara membuat pupuk organik cair dengan kulit buah ini juga sangat sederhana. Berikut langkah-langkahnya:

Bahan-bahan:

  • 100 gram kulit dan sisa buah-buahan.

  • 1 liter air bersih.

  • 1 tutup botol EM4 atau bubuk fermentasi.

  • 20 gram gula pasir.

Peralatan:

  • Pisau dan talenan.

  • 1 buah botol berukuran 1.5 liter.

Cara membuat:

  • Potong-potong kecil kulit dan sisa buah-buahan.

  • Larutkan gula pasir dengan sedikit air di dalam botol.

  • Masukkan kulit buah, EM4 dan sisa air ke dalam botol.

  • Kocok hingga semua bahan menyatu.

  • Tutup ketat botol dan simpan di tempat yang terhindar dari sinar matahari

  • Setelah 1 hari, buka tutup botol untuk membuang gas dan tutup kembali dengan kondisi longgar.

  • Setelah 14 hari pupuk bisa dipanen, dengan ciri aroma yang keluar dan menguat seperti aroma tapai.

Agar tanaman tumbuh subur, tentu harus diberikan pupuk dalam jumlah yang sesuai. Tidak perlu bingung, karena Anda pun bisa membuatnya sendiri di rumah. Jika saat ini Anda sedang mencari rumah dengan lahan subur, pilihan rumah di Bali luas 200-300 meter persegi bisa jadi pilihannya.

3. Manfaat Pupuk Organik Cair

Pupuk cair mudah untuk digunakan. (Foto: Sensorex)
Pupuk cair mudah untuk digunakan. (Foto: Sensorex)

Pupuk cair mudah untuk digunakan. (Foto: Sensorex)

Selain cara membuat pupuk organik cair yang mudah, pupuk ini juga gampang diaplikasikan ke tanaman. Pupuk organik cair juga memiliki manfaat yang banyak dan resiko yang relatif lebih sedikit. Berikut adalah manfaat pupuk organik cair bagi tanaman dan tanah atau media tanam yang perlu Anda ketahui:

1. Memperbaiki Fisik Tanaman

Tanaman yang dirawat dengan pupuk organik cair akan lebih cepat berbunga dan memiliki daun serta batang yang kuat. Tanaman juga akan terlihat lebih segar dan menghasilkan buah yang lebih banyak.

2. Meningkatkan Produktivitas Tanaman

Sebenarnya bukan hanya pupuk organik cair, jenis pupuk lain juga akan meningkatkan produktivitas tanaman. Hanya saja yang membedakan produk organik cair bisa memberikan efek positif yakni bisa meningkatkan produktivitas tanaman yang jauh lebih cepat dibandingkan jenis pupuk lain.

3. Menggemburkan dan Memperbaiki Tanah

Karena pupuk organik memiliki tekstur yang cair, sehingga akan lebih mudah untuk masuk dan meresap ke dalam tanah. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk membuat tanah menjadi gembur sekaligus memperbaiki kondisi dari tanah yang ada.

4. Mencegah Datangnya Hama Tanaman

Beberapa jenis pupuk organik cair memiliki bau menyengat yang tidak disukai serangga. Seperti pupuk organik cair yang berasal dari kotoran hewan atau kulit bawang yang mempunyai aroma khas dan cukup keras. Hal ini akan mengusir hama menjauh dari tanaman. Cara membuat pupuk organik cair sekaligus pengusir hama ini biasanya dilakukan di luar rumah karena baunya yang kuat.

5. Efektif Bagi Pertanian dengan Sistem Hidroponik

Pertanian hidroponik menggunakan air sebagai media tanam utama. Oleh karena itulah, dengan memanfaat pupuk organik cair akan membuat pupuk menjadi lebih mudah untuk diserap dan mengalir di dalam air dengan mudah.

6. Sumber Makanan yang Mudah Diserap Tanaman

Sama seperti tubuh manusia, tanaman juga lebih mudah menyerap makanan dalam bentuk cair. Pupuk organik cair akan lebih cepat dihisap akar tanaman daripada pupuk padat sehingga tanaman juga tidak akan bekerja terlalu berat untuk mengolah pupuk supaya menjadi energi yang baik.

4. Kelebihan dan Kekurangan Pupuk Organik Cair

Tanah akan menjadi lebih mudah gembur dengan menggunakan pupuk organik cair. (Foto: Hobby Farms)
Tanah akan menjadi lebih mudah gembur dengan menggunakan pupuk organik cair. (Foto: Hobby Farms)

Tanah akan menjadi lebih mudah gembur dengan menggunakan pupuk organik cair. (Foto: Hobby Farms)

Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk organik cair relatif lebih aman dan efisien karena cara membuat pupuk cair ini jauh mudah dan murah. Supaya Anda tidak bingung dalam memilih pupuk yang tepat untuk halaman rumah, kenali terlebih dahulu beberapa kelebihan dan kekurangan pupuk organik cair seperti yang ada di bawah ini:

Kelebihan Pupuk Organik Cair

Kekurangan Pupuk Organik Cair

Lebih hemat biaya karena bahannya sederhana dan bisa didapatkan gratis dari lingkungan sekitar.

Kandungan unsur hara yang tidak selengkap pupuk kimia. Tergantung bahan yang digunakan.

Lebih ramah lingkungan karena tanpa bahan kimia. Sekaligus mendukung gerakan zero waste.

Membutuhkan waktu 7-14 hari hingga bisa digunakan. Tidak sepraktis pupuk kimia yang bisa dibeli dan langsung dipakai.

Cara membuat pupuk organik cair mudah dan sederhana. Bahkan bisa dilakukan di rumah bersama anak-anak.

Masa pakai hanya maksimal 6 bulan bahkan lebih pendek lagi jika proses penyimpanan kurang tepat.

Lebih cepat diserap tumbuhan.

Rentan terbuang karena erosi

Itulah penjelasan singkat mengenai pupuk organik cair dan cara membuatnya sendiri di rumah yang bisa Anda lakukan dengan mudah. Pastikan untuk selalu menggunakan sarung tangan supaya tubuh Anda tidak terkena langsung oleh bahan-bahan karena bisa berbahaya bagi kesehatan.

Anda tidak perlu bingung! Melalui video yang informatif berikut ini, Anda bisa mengetahui ciri-ciri pengembang properti yang baik!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya