Ikuti Google Maps, Enam Pemotor Asal Aceh Singkil Malah Masuk Tol di Medan

Merdeka.com - Merdeka.com - Enam pemotor asal Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, viral di media sosial lantaran menerobos gerbang tol di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/5).

Marketing Communication Department Head Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional Division, Panji Satriya mengatakan, mereka tersesat setelah mengikuti aplikasi Google Maps. Hingga akhirnya menerobos gerbang tol.

Awalnya, keenam pemotor itu mengikuti panduan Google Maps dari Aceh Singkil menuju rumah kerabat mereka di kawasan Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

"Pengendara motor tersebut menggunakan Google Maps untuk mobil, sehingga diarahkan masuk melalui gerbang tol Amplas," katanya, Kamis (5/5).

Panji melanjutkan, keenam pemotor itu pun diamankan petugas kepolisian yang kebetulan sedang mengamankan arus mudik di tol tersebut.

"Tapi sebelum masuk gerbang tol Amplas sudah diadang petugas dan diarahkan ke petugas," ujarnya.

Keenam pemotor itu mengaku tak mengetahui bahwa Goggle Maps yang mereka pakai untuk melewati jalan tol untuk panduan mobil. Lalu, polisi pun memberikan arahan jika jalan tol tak dapat dilintasi oleh sepeda motor. Kemudian, polisi juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor milik enam pemuda itu.

"Pihak kepolisian memberikan arahan kebijakan kendaraan (mana) yang diperbolehkan masuk jalan tol," ungkap Panji.

Kini, enam pemotor itu telah dibebaskan dan melanjutkan perjalanan ke rumah kerabat mereka. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel