Ilmuwan Argentina hasilkan uji virus corona dua jam berbiaya rendah

BUENOS AIRES (Reuters) - Ilmuwan Argentina memproduksi apa yang mereka sebut tes virus corona yang cepat dan murah, yang menurut pemerintah telah menarik perhatian negara-negara lain.

Tes baru yang disebut "NEOKIT-COVID-19" ini memungkinkan deteksi virus dalam waktu kurang dari dua jam, kata para pengembang.

"Ini adalah teknik yang sederhana, murah dan tersedia," kata Santiago Werbajh, ahli epidemiologi pada Pablo Cassara Foundation, sebuah organisasi yang mendirikan Institut Sains dan Teknologi Cesar Milstein, sebuah entitas publik-swasta di mana lembar itu dibentuk, kepada Reuters.

"Biaya rendah, sekitar 8 dolar, dan yang sederhana adalah karena waktu dan penanganan, yang dapat digunakan secara rawat jalan untuk tes massal, ketersediaannya lebih besar daripada dengan teknik saat ini," tambah Werbajh.

Di Argentina - di mana sudah terdaftar 8.371 kasus COVID-19 yang 384 di antaranya meninggal dunia, 108.634 tes telah dilakukan untuk penyakit ini sejauh ini. Negara itu berpenduduk 45 juta jiwa.

"Kami bersedia memasok tidak hanya negara tetangga, tetapi juga negara lain, bahkan sudah ada kontak dengan kedutaan asing yang tertarik mengakses kit ini," kata Menteri Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Inovasi Argentina, Roberto Salvarezza.

Wilayah padat penduduk Argentina telah dikenakan lockdown sejak 20 Maret.


(Laporan Miguel Lobianco, ditulis oleh Hugh Bronstein; Disunting oleh Marguerita Choy)