Ilmuwan Asal Senegal Menciptakan Alat Tes Cepat COVID-19 Seharga Rp14 Ribuan

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Dakar - Pusat Penelitian Biomedis yang berbasis di Dakar, Senegal, Institut Pasteur, mengklaim hampir memproduksi alat tes cepat COVID-19. Alat ini disebut terjangkau dan dapat memberikan hasil dalam hitungan menit.

Institut Pasteur mengembangkan alat tes cepat COVID-19 ini bekerja sama dengan lima organisasi dalam proyek bernama DiaTropix. Penelitian untuk mengembangkan alat tes cepat ini sudah dilakukan sejak Maret 2020.

Direktur Institut Pasteur sekaligus pimpinan proyek DiaTropix, Amadou Sall, menyebut cara kerja alat tes cepat COVID-19 ini sangat sederhana. Alat tes cepat ini tidak membutuhkan listrik atau analisa laboratorium.

Alat ini terdiri dari strip tes sederhana yang ditempatkan pada plastik dan menggunakan sampel darah. Kemudian darah akan diuji untuk mengetahui kadar antibodi sehingga diharapkan bisa dijual dengan harga terjangkau yakni 1 dolar AS (Rp14 ribuan).

"Ini adalah teknologi yang sangat sederhana. Seperti tes kehamilan yang bisa Anda gunakan di mana saja di tingkat komunitas yang tentu saja sangat penting untuk Afrika," kata Amadou Sall seperti dikutip CNN, Kamis (12/11/2020).

Alat tes cepat COVID-19 ini nantinya akan tersedia di benua Afrika melalui pemerintah dan organisasi kesehatan seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika). Sall berharap alat tes cepat ini bisa disempurnakan sehingga tersedia di masyarakat dalam waktu dekat.

"Idealnya, kami sedang mengerjakan bagaimana membuat alat yang tersedia untuk masyarakat yang lebih umum. Akan tetapi, sekarang fokusnya ada pada kesehatan masyarakat dan kemudian kami akan beralih ke alat tes COVID-19 yang bisa dilakukan secara mandiri," tegas Sall.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini