Ilmuwan Indonesia Klaim Temukan Mesin Pembasmi Corona

Rochimawati, Sumiyati
·Bacaan 3 menit

VIVA – Dunia kini tengah berlomba-lomba membuat vaksin dan alat kesehatan yang bisa digunakan untuk menangkal dan membasmi virus corona atau COVID-19. Indonesia pun tak tinggal diam, melalui bakat dan potensi anak bangsa, para pakar mengklaim telah menciptakan sebuah alat untuk memburu dan membasmi virus corona.

Adalah Eukalyptus Machine Air dan Ganesa AntiCorona C19-B yang ditemukan oleh seorang ahli atau ilmuwan bernama, Dr. Joko Ahmad Sampurno dari Institut Ridwan Hisjam (IRH) dan Gabungan Produk Indonesia (GAPI) UMKM. Penemuan alat kesehatan ini diakui sangat ampuh membasmi corona.

Dokter Joko mengatakan, pihaknya menemukan dua alat atau produk kesehatan yang diklaim ampuh untuk membasmi COVID-19. Eukalyptus Machine Air ini merupakan mesin pengharum ruangan atau semacam aroma terapi yang terbuat dari bahan dasar Eukalyptus atau minyak kayu putih.

Sistem kerja alat ini saat dinyalakan akan mengeluarkan aroma minyak kayu putih tanpa terlihat asap. Alat ini tepatnya ditaruh di dalam ruangan tertutup, ketika dinyalakan aroma terapi minyak kayu putih itu akan sangat terasa dan mampu membunuh virus corona di udara, bahkan dari hidung, paru-paru sampai ke perut.

"Selama ini kita selalu bertahan dari serangan virus corona, tapi kali ini GAPI UMKM mampu menciptakan alat pembasmi corona, di antaranya dengan teknologi panas dan dingin. Eukalyptus Machine Air ini adalah teknologi mesin dingin," ujarnya saat peluncuran produk kesehatan tersebut, yang diadakan di Hotel Sahid Solo oleh GAPI UMKM dan IRH, Kamis 17 Desember 2020.

Joko menambahkan, selama ini memang produk yang dikenal bisa membasmi virus adalah, disinfektan dan hand sanitizer. Namun, menurut Joko, kedua produk tersebut hanya bisa membasmi virus di permukaan. Sedangkan Eukalyptus yang mengandung Cineol itu bisa membasmi virus tidak hanya di permukaan, tapi dari hidung, paru-paru sampai perut.

"Karena dengan mesin eukalyptus ini yang sudah kita rancang bisa mengeluarkan aroma minyak kayu putih yang terserap lewat udara, dari hidung masuk ke paru-paru sampai perut. Sama corona ini masuknya lewat hidung, masuk ke paru-paru ke perut. Eukalyptus cara kerjanya seperti itu," ujarnya..

Ia menyebut Eukalyptus Machine Air sangat aman dan nyaman, cocok ditaruh di dalam masjid, ruang sekolah, ruang kantor, ruang pertemuan, ruang tamu, dan kamar tidur. Harganya pun sangat terjangkau hanya sekitar Rp1 jutaan.

Sedangkan produk lainnya, yakni Ganesa AntiCorona C19-B merupakan teknologi panas. Alat ini jika dinyalakan bisa mengeluarkan suhu atau udara panas sampai 70 derajat Celcius. Berbeda dengan Eukalyptus Machine Air, Ganesa AntiCorona C19-B lebih pas digunakan sebagai pencuci ruangan, karena lewat udara panas virus juga bisa mati.

"Ganesa AntiCorona C19-B cara kerjanya membunuh virus dengan teknologi panas melalui udara panas sampai 70 derajat Celcius, kalau ini cocok untuk pembersih ruangan. Misalnya di hotel ini sebelum dan sesudah acara, ruang ini bisa dbersihkan dengan teknologi panas ini," kata dia.

Hadir di tempat yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Faqih, mengakui alat ini ampuh membunuh virus corona. Sebab, Eukalyptus memang merupakan bahan pembasmi virus. Tidak hanya itu, virus juga bisa mati jika panas udara mencapai 70 derajat Celcius.

"Virus memang bisa menyebar di setiap ruangan, kapanpun bisa. Karena itu, ruangan perlu setiap saat kita bersihkan agar terbebas dari virus. Nah, ini salah satu penemuan bagus dari Prof Joko yang bisa membunuh virus dengan dua teknologi sekaligus, yakni teknologi panas dan dingin," ucapnya.

Daeng menyatakan, IDI sangat mendukung diluncurkannya produk ini karena merupakan salah satu dari inovasi anak bangsa. Ia mendorong agar GAPI UMKM terus memperbanyak produk ini agar bisa digunakan masyarakat dalam upaya penanganan virus corona.

"Ini saya kira penemuan bagus, IDI terus mendorong para generasi anak bangsa untuk terus bisa menciptakan teknologi apapun yang bisa bermanfaat untuk masyarakat, seperti teknologi yang ditemukan Prof Joko," tuturnya.

Sementara itu, Ridwan Hisjam yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, IRH akan terus berinovasi menciptakan produk dan teknologi baru untuk kemaslahatan masyarakat. Sebab IRH ini turut berkerja sama dengan GAPI UMKM dalam rangka memasarkan produk-produk UMKM unggulan dari masyarakat di berbagai daerah.

"Dengan penemuan ini kita ingin menjadikan Indonesia maju, bukan Indonesia mundur. IRH sangat percaya kita punya sumber daya manusia yang andal dalam penanganan corona ini. Terbukti Prof Joko mampu menciptakan teknologi baru untuk membasmi corona ini," kata Ridwan Hisjam.