Ilmuwan jelaskan mengapa sejumlah pohon bisa mencapai usia 1.000 tahun

Tidak bisa dibilang abadi, tetapi beberapa jenis pohon bisa mencapai sesuatu yang dekat dengan keabadian, hidup selama lebih dari 1.000 tahun.

Sekarang para ilmuwan mungkin tahu mengapa, setelah sebuah studi yang menyelidiki pohon gingko yang berumur panjang.

Pohon itu dikenal sangat tahan terhadap hama dan polusi dan ditanam di taman-taman di seluruh dunia - meskipun tidak dikenal di Barat sampai beberapa ratus tahun terakhir.

Penelitian yang dipublikasikan di Nature menunjukkan bagaimana pohon itu dapat hidup begitu lama dengan membuat bahan kimia pelindung yang memerangi penyakit dan ancaman alami seperti kekeringan.

Para peneliti juga menemukan bahwa pohon yang lebih tua merespons ancaman yang berbeda terhadap pohon muda, dengan mempelajari gingko yang berumur antara 15 hingga 667 tahun.

Mereka menganalisis cincin pohon, kulit kayu dan biji-bijian.

Jadi, bahkan jika sebuah pohon terlihat tua dan rusak, secara kimiawi pohon itu masih sehat di bawah permukaan, kata para peneliti.

Mereka berharap bahwa penelitian ini akan berkontribusi untuk memahami spesies pohon berumur panjang lainnya.

Pohon-pohon tua juga berfotosintesis seefisien pohon muda, dan menghasilkan biji yang layak.

"Rahasianya adalah mempertahankan sistem pertahanan yang benar-benar sehat dan menjadi spesies yang tidak memiliki program penuaan dini,"

"Seiring bertambahnya usia, pohon ginkgo tidak menunjukkan bukti bahwa kemampuan mereka melemah untuk mempertahankan diri dari tekanan.

"Mudah-mudahan, penelitian kami akan mendorong orang lain untuk menggali lebih dalam tentang apa yang tampaknya menjadi fitur penting untuk umur panjang di ginkgo dan pohon-pohon berumur panjang lainnya."

Tidak seperti spesies lain, pohon-pohon itu tampaknya tidak 'diprogram' untuk penurunan genetik.

Para peneliti menulis: “Aktivitas gen di pohon-pohon tua juga mirip dengan rekan-rekan mereka yang lebih muda: pohon yang lebih tua mengaktifkan gen yang berkaitan dengan penurunan yang berkaitan dengan usia, ketahanan terhadap penyakit, dan produksi senyawa pertahanan, seperti antioksidan, pada tingkat yang sama dengan pohon muda."