Ilmuwan Jepang Kembangkan Robot Microfingers, Permudah Penelitian Serangga

Merdeka.com - Merdeka.com - Jari dan tenaga manusia dianggap terlalu besar untuk menyentuh serangga dengan aman. Sejumlah ilmuwan Jepang di Ritsumeikan University mengembangkan robot 'microfingers' atau 'jari mikro' yang memungkinkan manusia berinteraksi dengan binatang kecil itu. Tujuannya untuk menunjang penelitian terhadap serangga.

Dilansir dari Engadget, Jumat (11/11), penelitian dipimpin oleh ilmuwan biologi Satoshi Konishi. Mereka menciptakan robot yang panjangnya hanya 0,47 inci dengan lebar 0,12 inci. Serta menggabungkan sensor regangan logam cair yang fleksibel dengan 'otot' balon pneumatik untuk menyentuh serangga, tanpa melukainya. Manusia sebagai operator akan mengontrol robot jari mikro dengan robot sarung tangan.

Sebagai uji coba, para peneliti menggunakan jari mikro untuk mengukur gaya reaksi dari kaki dan tubuh serangga kutu kayu. 10 milinewton dorongan dari kaki makhluk itu sejalan dengan perkiraan sebelumnya, yakni angka yang tidak dapat diverifikasi secara langsung oleh sains sampai sekarang.

Teknologi ini diklaim dapat membantu mempelajari kemampuan serangga. Seperti berjalan atau terbang. Selain itu, tim juga melihat penemuan ini berpotensi berguna untuk interaksi skala mikro lainnya. Terutama dengan bantuan kacamata Augmented Reality (AR) yang dapat memberikan gambaran lebih jelas. Versi masa depannya diharapkan dapat membantu dokter berinteraksi langsung dengan bakteri dan virus.

Tantangannya adalah menerjemahkan penemuan itu menjadi produk praktis. Tim Ritsumeikan memperingatkan bahwa ini adalah bukti konsep dan 'studi representatif'.

Mereka juga mengatakan, diperlukan waktu sebelum teknologi ini diuji secara menyeluruh dan siap untuk produksi massal. Setidaknya, ada harapan bahwa di masa depan manusia dapat mengambil dan menyentuh benda terkecil dengan cara yang lebih aman.

Reporter Magang: Dinda Khansa [noe]