Ilmuwan Peringatkan NASA Bisa Picu Serangan Alien

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Para ilmuwan di Universitas Oxford, Inggris, dilaporkan khawatir akan upaya NASA yang ingin berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa karena hal itu bisa menimbulkan bahaya.

Mereka memperingatkan soal upaya NASA yang ingin menyiarkan data lokasi dan informasi lain ke luar angkasa karena langkah itu bisa menimbulkan dampak yang tidak diinginkan, termasuk serangan alien atau makhluk luar angkasa.

NASA sebelumnya memiliki rencana proyek Beacon in the Galaxy (BITG), yaitu menyiarkan data dengan tujuan ingin menyampaikan salam kepada makhluk ekstraterestrial. Badan Antariksa Amerika Serikat itu ingin menembakkan sinyal dari SETI Institute's Allen Telescope di California dan Teleskop Radio China sebesar 500 ratus meter. Informasi yang dikirimkan itu meliputi komposisi kehidupan di Bumi, Sistem Matahari di Galaksi Bima Sakti, gambar digital manusia dan permohonan tanggapan dari makhluk ekstraterestial.

Anders Sandberg, peneliti senior di Oxford beralasan, mengirimkan sinyal semacam itu ke luar angkasa bisa berisiko. Jika peradaban alien menerima pesan itu, kata dia, dampaknya bisa jadi tidak bersahabat.

Hingga kini masih banyak orang yang tidak percaya tentang pencarian kehidupan alien, ujar Sandberg kepada harian the Telegraph dalam artikel kemarin.

"Banyak orang tidak mau menganggap ini hal serius dan itu hal yang memalukan karena ini hal yang penting," kata dia, seperti dilansir laman Russia Today, Minggu (17/4).

Ilmuwan lain di Oxford, Tobey Ord, mengatakan seharusnya ada diskusi publik terlebih dahulu sebelum mengirimkan sinyal kepada alien. Mendengarkan pesan yang datang saja bisa berbahaya, kata dia, karena bisa saja pesan itu menjebak penduduk Bumi.

"Bahaya ini cukup kecil tapi banyak tidak dipahami dan belum tertangani dengan baik," kata dia.

Ord menegaskan tidak ada kesepakatan sains dalam hal tanggapan dari makhluk di sekitar galaksi.

"Dampak yang tidak diketahui bisa jadi lebih besar dari yang tidak kita ketahui dan ini bukan pertanda baik dalam situasi untuk menjalin kontak," kata dia.

Sinyal yang lebih lemah sudah pernah dikirimkan ke luar angka di masa lalu dengan teknologi pada masa itu, seperti pesan Arecibo yang dikirimkan pada 1974. Ilmuwan Rusia juga sudah mengirimkan hal yang sama yang disebut Cosmic Calls pada 1999 dan 2003.

Ilmuwan yang termasuk dalam proyek BITG berspekulasi, spesies alien yang memiliki kemampuan untuk mendapatkan pesan komunikasi itu melalui alam semesta "kemungkinan besar sudah memahami arti kerja sama dan dengan demikian memahami pentingnya perdamaian dan kolaborasi."

Pengamat masa depan asal Kanada, George Dvorsky, menolak teori itu . Menurut dia, makhluk luar angkasa yang punya niat buruk masih tetap ada. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel