Ilmuwan Seksi dan Cantik Berani Terbang ke Bulan Pakai Roket SpaceX

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang ilmuwan seksi dan cantik asal Amerika Serikat (AS) berani terbang ke Bulan menggunakan Roket Starship milik SpaceX pada 2023. Ia adalah Tracy Fanara, seorang insinyur lulusan Universitas Florida yang menghabiskan enam tahun melakukan penelitian kesehatan lingkungan di Laboratorium Kelautan Mote, AS.

Melalui Proyek DearMoon, taipan Jepang Yusaku Maezawa berencana membawa delapan orang bersamanya untuk terbang ke Bulan. Seperti dilansir dari situs Fox13News, Senin, 26 Juli 2021, Fanara berujar kalau dirinya bisa tidur nyenyak selama enam minggu meski lagi memikirkan proses seleksi.

“Saya sangat terhormat diberi kesempatan sebagai salah satu dari delapan calon yang akan terbang ke bulan,” ujarnya. Ketertarikan Fanara yang mendalam pada sains dan ruang angkasa dimulai ketika berusia 14 tahun. Proyek DearMoon diperkirakan akan memakan waktu tiga hari untuk mencapai Bulan dan tiga hari untuk kembali ke Bumi.

Para pelamar harus memenuhi dua kriteria. Yaitu, mereka harus memajukan aktivitas apa pun yang mereka lakukan untuk membantu orang lain dan masyarakat yang lebih besar dalam beberapa cara.

Lalu, mereka juga bersedia mendukung anggota kru lain yang memiliki aspirasi serupa. "Saya sudah membeli semua kursi, sehingga ini akan menjadi perjalanan pribadi," tutur dia.

Pada 2018, Maezawa dinobatkan sebagai penumpang pribadi pertama yang diterbangkan mengelilingi Bulan oleh SpaceX, perusahaan milik Elon Musk. Harga yang disetujui Maezawa untuk tiketnya ke luar angkasa belum diungkapkan, tetapi menurut Musk itu "jumlah uang yang banyak".

Yusaku Maezawa dikenal sebagai pribadi yang eksentrik dan mulai dikenal publik sebagai pemain drum. Ia kerap melakukan hal-hal yang menarik perhatian. Direncanakan pada 2023 misi tersebut akan menjadi perjalanan ke bulan pertama oleh manusia sejak 1972.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel