Ilmuwan Temukan Dinosaurus Pertama yang Hidup 214 Juta Tahun Lalu di Greenland

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Nuuk - Para ilmuwan telah menemukan spesies dinosaurus pertama yang hidup di Greenland 214 juta tahun yang lalu, dan menamakannya "tulang dingin".

Hewan yang dikenal sebagai Issi Saaneq dalam bahasa asli Inuit, adalah herbivora berukuran sedang dengan leher panjang dan merupakan pendahulu sauropoda seperti Brachiosaurus, hewan darat terbesar yang pernah ada.

Sisa-sisa pertama dinosaurus, dua tengkorak yang terpelihara dengan baik, digali pada tahun 1994 tetapi tidak jelas pada saat itu bahwa mereka milik spesies yang baru, seperti dilansir dari Sky News, Rabu (10/11/2021).

Sebuah tim peneliti internasional dari Portugal, Denmark dan Jerman, termasuk Universitas Martin Luther Halle-Wittenberg (MLU), melaporkan penemuan itu dalam jurnal Diversity.

Ketika masih hidup, selama Periode Trias akhir, superbenua Pangea pecah dan Samudra Atlantik mulai terbentuk.

“Pada saat itu, Bumi sedang mengalami perubahan iklim yang memungkinkan dinosaurus pemakan tumbuhan pertama mencapai Eropa dan sekitarnya,” jelas Profesor Lars Clemmensen dari Universitas Kopenhagen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Spesimen Spesies Baru

Ilustrasi dinosaurus. (dok. Unsplash.com/Amy-Leigh Barnard @amyb99)
Ilustrasi dinosaurus. (dok. Unsplash.com/Amy-Leigh Barnard @amyb99)

Tim melakukan pemindaian mikro-CT dari tulang yang telah digali, memungkinkan mereka untuk membuat model 3D digital dari struktur internal dan tulang yang masih tertutup sedimen.

"Anatomi kedua tengkorak itu unik dalam banyak hal, misalnya dalam bentuk dan proporsi tulang. Spesimen ini tentu saja milik spesies baru," kata penulis utama Victor Beccari, yang melakukan analisis di NOVA University Lisbon.

Menurut para ilmuwan, kedua tengkorak itu milik dinosaurus remaja dan hampir dewasa.

Dinosaurus Greenland baru ini berbeda dari semua sauropoda lain yang ditemukan sejauh ini, tetapi para peneliti mengatakan dinosaurus ini memiliki beberapa kesamaan dengan dinosaurus yang ditemukan di Brasil.

Menurut para akademisi, ketiga spesies ini membentuk kelompok yang disebut plateosaurus, "berkaki dua yang relatif anggun yang mencapai panjang 3 hingga 10 meter".

Para peneliti menambahkan bahwa setelah pekerjaan ilmiah selesai, fosil akan dipindahkan ke Museum Sejarah Alam Denmark.

Reporter: Cindy Damara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel