Ilmuwan Temukan Jasad Almarhum Heracles di Bima Sakti

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ilmuwan baru saja menemukan galaksi mati di Bima Sakti, yang muncul setelah tabrakan 10 miliar tahun silam. Galaksi itu dijuluki almarhum Heracles, karena dianggap sebagai sisa-sisa alam semesta periode awal.

Dikutip dari situs Express, Sabtu, 21 November 2020, ilmuwan percaya sisa-sisa galaksi kuno menyumbang sepertiga dari isi bima sakti. Fosil galaksi biasanya ditemukan di tepi Bima Sakti.

Baca: Ada Planet Pengembara di Galaksi Bima Sakti

Namun, almarhum Heracles berbeda. Ia ditemukan jauh di dalam yang menunjukkan bahwa itu adalah galaksi yang pertama kali ada setelah diciptakannya alam semesta. Untuk menunjukkan fosil tersebut, ilmuwan menggunakan data dari proyek Apache Point Observatory Galactic Evolution Experiment (Apogee).

Menurut peneliti, galaksi ini sangat kecil dalam konteks kosmologis. "Isi galaksi ini hanya 100 juta bintang, tapi menyumbang hampir setengah massa dari Bima Sakti. Untuk menemukan fosil ini kita harus melihat susunan kimiawi dan gerakan puluhan ribu bintang secara rinci," kata ilmuwan Ricardo Schiavon.

Terlebih Heracles ada di pusat Bima Sakti yang membuatnya tersembunyi oleh awan dan debu antarbintang. Proyek Apogee memungkinkan peneliti dapat menembus debu dan diklaim melihat jauh lebih dalam ke jantung Bima Sakti.

Untuk memilah bintang mana milik galaksi Heracles, ilmuwan melihat komposisi kimiawi. Ilmuwan lainnya, Danny Horta mengatakan, dari puluhan ribu bintang yang dilihat ada beberapa memiliki komposisi kimia yang berbeda. "Dengan mempelajarinya secara detail, kami dapat melacak lokasi dan sejarah dari fosil galaksi ini," jelasnya.