Ilmuwan Ungkap 2 Gejala Awal COVID-19 Paling Sering Muncul

Adinda Permatasari, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dua tanda peringatan paling awal COVID-19 sekarang telah terungkap, dan para ilmuwan telah memperingatkan bahwa Anda mungkin tidak menyadari risiko tersebut. Gejala COVID-19 awal, disebut kuda hitam, meliputi sakit kepala dan kelelahan.

Kedua gejala tersebut adalah gejala yang paling sering dialami pada pasien virus corona. Kurang dari 10 persen dari semua pasien, berusia 18 hingga 65 tahun, tidak mengalami sakit kepala atau kelelahan, seperti gejala umum COVID-19. Tentu, tiga gejala 'klasik' masih sangat penting, tapi penting juga untuk memperhatikan rasa lelah atau sakit kepala yang tidak biasa.

Baca juga: Begini Kriteria Masker Kain agar Efektif Cegah COVID-19

"Data kami menunjukkan bahwa gejala awal yang paling umum dialami sebenarnya adalah sakit kepala (82 persen) dan kelelahan (72 persen), dan ini terjadi pada semua kelompok umur," kata peneliti, dikutip dari laman Express UK.

Hanya sembilan persen orang dewasa positif COVID-19 berusia 18-65 yang tidak mengalami sakit kepala atau kelelahan. Tentu saja, sakit kepala dan kelelahan biasanya terjadi pada kondisi lain, itulah sebabnya mereka tidak mengambil inisiatif untuk tes COVID-19.

"Faktanya, hanya satu persen orang yang melaporkan kelelahan dan atau sakit kepala di aplikasi kami ternyata dinyatakan positif COVID-19. Jadi, sementara sakit kepala dan kelelahan umumnya ditemukan pada orang yang memiliki COVID-19 (bersama gejala lain), memiliki salah satu atau kedua gejala itu saja tidak mungkin menjadi indikasi COVID-19," papar peneliti.

Sakit kepala dan kelelahan keduanya sangat umum, dan tidak selalu berarti terinfeksi virus corona. Kelelahan yang terus-menerus dapat disebabkan oleh kurang tidur, atau melakukan terlalu banyak atau terlalu sedikit olahraga.

Sakit kepala, sementara itu, mungkin terkait dengan flu biasa, stres, postur tubuh yang buruk, dan bahkan mengonsumsi terlalu banyak obat penghilang rasa sakit. Bagaimanapun, sakit kepala atau kelelahan Anda lebih mungkin disebabkan oleh virus corona jika disertai dengan gejala yang lebih umum.

Baca juga: Penjelasan Dokter Kenapa Angka Kasus COVID-19 Masih Tinggi

Demam tinggi, batuk baru, dan perubahan indera penciuman atau perasa adalah gejala awal virus corona yang paling umum. Beberapa pasien juga melaporkan sakit tenggorokan, sakit kepala, dan bahkan cegukan, selain gejala yang lebih umum.

Mangingat jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun,

#pakaimasker
#jagajarak
#cucitangan
#satgascovid19
#ingatpesanibu