Ilmuwan Ungkap Tanda Aneh di Bawah Laut Segitiga Bermuda

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wilayah Samudra Atlantik Utara atau yang lebih dikenal Segitiga Bermuda masih banyak menyimpan misteri. Salah satu yang membuat penasaran ahli biologi kelautan adalah tanda aneh pada makhluk di dalam sana.

Dilansir dari laman Express, Senin, 30 November 2020, Segitiga Bermuda memiliki beberapa parit terdalam di dunia, seperti Palung Puerto Rico, yang terletak di bagian selatan, memiliki kedalaman hingga 27 ribu kaki.

Baca: Benar-benar Liburan ala Sultan, Nyelam ke Dasar Laut Bayar Rp12 Miliar

National Geographic mengungkap adanya hiu di Segitiga Bermuda. Hiu macan itu sulit ditangkap, mereka dinamakan Mabel dan sering berkunjung ke Tongue of the Ocean.

Tim telah melacak hiu selama beberapa waktu, berharap mendapat jawaban dari tanda-tanda aneh yang ada di Segitiga Bermuda.

"Tongue of the Ocean hanya setengah mil atau lebih dari lepas pantai. Kedalamannya dari 30 kaki menjadi 300 hingga ribuan kaki. Kami benar-benar tidak tahu ada apa di dalam palung itu," ujar Austin Gallagher.

Apapun bisa terjadi di sana. Penelitian di lautan bahkan lebih menarik dari luar angkasa. Joe Romeiron mengatakan banyak peneliti tertarik dengan Tongue of the Ocean karena segala jenis binatang dapat hidup di sana, berbeda dengan yang sudah ada.

"Daerah ini pernah dianggap sebagai zona tandus karena hanya sedikit makhluk yang mampu bertahan tanpa cahaya Matahari. Tapi ahli biologi telah menemukan Segitiga Bermuda jadi rumah bagi beberapa jenis hiu," katanya.

Salah satu yang paling menonjol adalah hiu juru masak, yang memiliki tubuh kecil namun memiliki keberanian untuk menyerang. Siang hari ia tinggal di kedalaman 3.000 kaki, sedangkan malam hari di kedalaman 2.000 kaki untuk berburu.

"Ia hanya bisa tumbuh hingga 20 inchi, tapi memiliki keberanian untuk menyerang paus, tuna, bahkan hiu putih besar. Korbannya akan memiliki bukti luka seperti kue," jelasnya.