Imam Besar: Hanya Istiqlal miliki pendidikan kader ulama perempuan

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyebutkan bahwa hanya masjid tersebut yang memiliki program pendidikan kader ulama untuk perempuan di dunia.

Nasaruddin menjelaskan bahwa pendidikan kader ulama dan pendidikan kader ulama perempuan itu merupakan program beasiswa yang diselenggarakan bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

"Kita melakukan pendidikan yang disebut kader ulama, dan satu-satunya di dunia pendidkan kader ulama perempuan. Kader ulama perempuan sepenuhnya diberi beasiswa oleh LPDP," kata Nasaruddin saat ditemui awak media usai mendampingi Presiden Joko Widodo shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut Nasaruddin, para peserta pendidikan nantikan akan belajar terkait persoalan keumatan serta menjadi calon pimpinan atau calon imam besar. Selain itu, peserta pendidikan kader ulama juga akan mendapat program di Universitas Al Azhar Kairo dan Harvard University.

Menurut dia, banyak alumni pendidikan kader ulama yang diminta oleh banyak duta besar untuk menjadi imam di negara mereka masing-masing.

Baca juga: PBNU: Kader IPPNU merupakan generasi pemimpin masa depan organisasi

Baca juga: Sekjen PPP minta kader di Aceh dekat dengan ulama dan pesantren

Nasaruddin menilai bahwa pendidikan kader ulama di Masjid Istiqlal mampu memberikan pencerahan dan imam yang moderat untuk umat beragama.

"Kenapa bukan dari Arab, bahkan Qatar dan Emirat juga minta ke kita, untuk menjadi imamnya. Karena kita memang salah satu kebanggaan kita di sini adalah mampu memberikan pencerahan, atau moderasi umat beragama yang menekankan aspek kebersamaan," kata Nasaruddin.

Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi tidak hanya pada renovasi yang telah dilakukan pada sisi fisik Masjid Itiqlal, tetapi juga pada program-program yang dinilai profesional.

"Presiden apresiasi bukan saja masjidnya indah tapi program yang beliau menganggapnya profesional, karena memasyarakatkan Istiqlal di dunia internasional," kata dia.

Baca juga: Istiqlal akan adakan pendidikan kader ulama perempuan

Baca juga: MUI Cianjur belajar menghasilkan kader ulama seperti Kabupaten Bogor

Baca juga: Adnan Anwar: Dakwah kultural menjaga harmoni dalam beragama

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel