Imbas 1 Pedagang Positif Corona, Pasar Bogor Ditutup Sementara

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pedagang di Pasar Bogor, Kota Bogor terkonfirmasi positif Corona, setelah menjalani pemeriksaan swab Polymerase Chain Reaction (PCR) di Mobile Laboratory milik Badan Intelijen Negara (BIN) pada Senin 11 Mei 2020.

"Informasi dari Tim BIN yang terverifikasi positif corona hasil tes swab di Pasar Bogor ada 1 orang," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Selasa (12/5/2020).

Namun demikian, lanjut Dedie, pria yang kesehariannya berjualan pakaian ini berdomisili di Kabupaten Bogor. "Jadi bukan warga Kota Bogor," kata Dedie.

Menyusul adanya seorang pedagang terinfeksi virus Corona, Dinas Kesehatan Kota Bogor Selasa siang langsung melakukan tracing terhadap petugas PD Pasar, pedagang maupun karyawan toko yang sempat melakukan kontak dengan pasien.

"Ada sekitar 20 orang dilakukan tes swab tadi siang. Untuk istrinya pulang menjalani isolasi mandiri di rumah, sedangkan karyawannya dibawa ke rumah sakit," terang Dirut PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Muzzakir soal tracing Corona di Pasar Bogor.

 

Ditutup 4 Hari

Tak hanya itu, imbas adanya pedagang terpapar virus corona, PD Pasar Pakuan Jaya menutup pasar tradisional tersebut selama empat hari terhitung mulai 12 Mei hingga 15 Mei 2020.

"Hari ini toko kita tutup mulai pukul 16.00 WIB karena kita akan lakukan penyemprotan cairan disinfektan," kata Muzzakir.

Ia mengungkapkan, pada saat rapid test yang digelar BIN di Pasar Bogor Selasa kemarin terdapat tiga orang reaktif Covid-19.Dari tiga orang tersebut satu di antaranya terkonfirmasi positif terpapar virus corona setelah menjalani tes swab.

"Malam tadi sudah diminta isolasi mandiri di rumahnya. Karena yang bersangkutan berdomisili di Kabupaten Bogor jadi kita serahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: