Imbas Ganjil Genap, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bogor Macet

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor macet saat penerapan ganjil genap, Sabtu (1/5/2021).

Pantauan Liputan6.com, semenjak ganjil genap diberlakukan pukul 15.30 WIB, kendaraan roda empat tampak memadati ruas Jalan Pajajaran menuju Jalan Otista. Panjang antrean mencapai Simpang Lippo Ekalokasari Plaza. Sementara dari arah sebaliknya ramai lancar.

Lalu lintas dari arah Warung Jambu menuju Sukasari pun mengalami kepadatan kendaraan. Sedangkan dari sebaliknya lancar.

Kemacetan juga terjadi di ruas Jalan Sudirman menuju Jalan Jalak Harupat. Kemudian di Simpang Empang, lalu lintas macet di lampu merah tersebut.

Selanjutnya, lalu lintas macet di Jalan Kapten Muslihat menuju Jalan Juanda. Sementara dari arah sebaliknya lancar.

Kemacetan di sejumlah ruas jalan itu karena kendaraan roda empat maupun roda dua yang berplat nomor genap tidak bisa melewati ruas jalan di seputar Kebun Raya Bogor.

Namun di ruas jalan seputar Kebun Raya Bogor, yang diberlakukan ganjil genap tampak lancar. Kendaraan melaju tanpa hambatan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengakui di hari pertama penerapan ganjil genap terjadi kepadatan di sejumlah titik ruas jalan di Kota Bogor. Namun demikian, pihaknya telah menyiapkan personel gabungan untuk mengurai kemacetan.

"Berdasarkan data-data telah terjadi (kepadatan) seperti dari arah Sukasari, Pancasan, Jalan Kapten Muslihat dan sebagainya," terangnya.

Mobilitas Masyarakat Cukup Tinggi

Susatyo mengatakan, mobilitas masyarakat di hari pertama pemberlakuan ganjil genap masih cukup tinggi, terutama menjelang berbuka puasa. Kemungkinan masih banyak masyarakat belum mengetahui adanya penerapan ganjil genap ini.

"Semoga besok masyarakat sudah tahu bahwa berlaku ganjil genap mulai pukul 15.30 - 17.30 WIB," kata dia.

Diketahui, Pemerintah Kota Bogor kembali menerapkan ganjil genap pada Sabtu-Minggu di seputar Kebun Raya Bogor.

Namun dalam penerapan ganjil genap kali ini hanya diberlakukan di pusat kota atau seputar Kebun Raya Bogor. Pemberlakuan ganjil genap pun hanya dua jam mulai pukul 15.30 - 17.30 WIB.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, target utama ganjil genap pada sore hari di akhir pekan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat menjelang berbuka puasa.

"Karena mobilitas tinggi ini yang dapat menyebabkan presentasi kasus Covid-19 di Kota Bogor kembali naik. Terjadi kerumunan di mal, di tempat buka puasa dan lainnya," ucap Bima.

Bima mengatakan kemacetan di beberapa titik ruas jalan di Kota Bogor di hari pertama ganjil genap menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang tetap melakukan aktivitas di tengah pandemi.

"Pesan kita kalau tidak mau terjebak macet esok hari, kurangi mobilitas. Ini merupakan untuk menyampai peringatan kepada warga agar kedepan mengurangi aktivitas, terutama saat libur Hari Raya Idul Fitri," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: