Imbas Pemudik Reaktif COVID-19, RT di Ciracas Terapkan Lockdown

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak sepuluh warga Ciracas, Jakarta Timur terkonfirmasi reaktif COVID-19. Mereka diduga terpapar dari warga yang baru pulang usai mudik lebaran.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyebutkan, untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di sana makin meluas, pihaknya bersama unsur terkait telah melakukan mikro lockdown.

"Ciracas itu sampai menyebar 10 orang di RT. Makanya kita lakukan mikro lockdown di sana," ujar Yusri di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 20 Mei 2021.

Menurut dia, kasus penularan COVID-19 tersebut berawal dari adanya tiga pemudik terkonfirmasi reaktif saat kembali ke Ibu Kota. Kemudian, saat dilakukan tracing tujuh orang lain yang memiliki riwayat kontak dengan ketiganya juga terkonfirmasi reaktif. "Sekarang semua kita isolasi mandiri," kata Yusri.

Lebih lanjut, dia mengatakan, selain di Ciracas, ada klaster pemudik juga terjadi di Cipayung, Jakarta Timur. Yusri menyebut ada 16 warga yang terkonfirmasi reaktif COVID-19 usai melaksanakan mudik. "Jadi semua yang keluar apapun kita awasi. Jangan sampai nanti (terjadi) penyebaran COVID-19," kata Yusri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel