WHO Imbau Contoh Indonesia, BPOM AS Tarik Obat Diabetes

Tasya Paramitha
·Bacaan 3 menit

VIVA – Sejumlah isu menemani pembaca di hari Sabtu, 7 November 2020 kemarin. Di kanal Lifestyle, berita-berita mengenai diabetes menjadi yang paling banyak disorot pembaca. Seperti penyebab pendeknya rentang hidup penderita diebetes hingga cara merawat pasien diabetes di rumah.

Ada pula berita mengenai WHO yang menyoroti cara Indonesia menangani pandemi COVID-19, serta BPOM Amerika Serikat yang menarik obat diabetes karena terbukti dapat memicu kanker.

Baca Juga: Penderita Diabetes Masih Bisa Makan Nasi, Asal Ikuti Aturan Ini

Berikut ini daftar lengkap lima artikel Lifestyle VIVA terpopuler edisi Sabtu, 7 November 2020.

1. Ini Penyebab Pendeknya Rentang Hidup Penderita Diabetes

Penderita diabetes harus menjalani gaya hidup sehat dengan tetap mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi dan melakukan aktivitas fisik, agar gula darahnya tetap terkontrol.

Pasalnya, gula darah yang tidak terkontrol pada pasien diabetes, bisa membuat penyakitnya bertambah parah. Terlebih, bisa menyebabkan komplikasi, yang memengaruhi kualitas hidupnya.

Baca selengkapnya di sini.

2. Akurat 98 Persen, Gambar Pertama Dilihat Tentukan Nasib Masa Depan

Banyak orang yang penasaran untuk mengetahui bagaimana nasibnya di masa depan. Namun sayangnya, nasib adalah sesuatu yang misterius, yang hanya diketahui oleh Tuhan saja.

Tapi, dengan mengikuti kuis berikut ini, mungkin akan memberikan gambaran nasibmu di masa depan. Dilansir Buzz Quiz, Sabtu 7 November 2020, kuis ini diklaim akurat hingga 98 persen.

Baca selengkapnya di sini.

3. WHO Imbau Contoh Indonesia, Menkes Terawan Sukses Tangani COVID-19?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengajak semua negara untuk mengikuti kiat Indonesia dalam menangani Pandemi COVID-19. Hal ini menjadi sebuah apresiasi yang diberikan WHO kepada pemerintahan Indonesia.

"Saya mendorong semua negara untuk bisa belajar dari pengalaman Thailand, Afrika Selatan dan Indonesia, dan untuk bekerja sama menekan virus ini, hari ini. Kita bisa menyelamatkan nyawa dan mengakhiri pandemi ini bersama-sama” ujar Dirjen WHO, Dr. Thedros Ghebreyesus, dikutip keterangan tertulis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Baca selengkapnya di sini.

4. Ada Anggota Keluarga yang Menderita Diabetes, Begini Cara Merawatnya

Dokter spesialis penyakit dalam RSCM FKUI, Dr. dr. Dyah Purnamasari, Sp.PD, KEMD, menjelaskan pentingnya edukasi, bagi keluarga yang salah satu anggotanya ada yang menderita diabetes. Menurut dia, edukator tidak hanya dari kalangan tenaga medis.

"Edukator ini bukan hanya tenaga medis. Kerabat pasien diabetes, relawan-relawan, itu semua dikumpulkan, dilakukan training-training berkala. Jadi, keluarga pasien diabetes juga mendapatkan edukasi. Selain dia bisa memahami keluarganya sedang menderita diabetes, dia mungkin juga bisa membantu mengedukasi yang lain," ujarnya saat Media Breafing #Hands4Diabetes dari Tropicana Slim, Jumat 6 November 2020.

Baca selengkapnya di sini.

5. Terbukti Picu Kanker, BPOM AS Tarik Obat Diabetes

FDA meminta penarikan sukarela obat untuk diabetes dari Nostrum Laboratories jenis metformin (dua lot tablet 500 mg dan dua lot tablet 750 mg). Atas itu, perusahaan pun menarik kembali metformin karena mungkin mengandung N-nitrosodimethylamine (NDMA) di atas batas dosis yang dapat diterima sehingga memicu kanker.

Dikutip dari situs resminya, FDA menerbitkan daftar metformin yang ditarik termasuk rincian tentang produk metformin yang telah ditarik. Namun, asien yang menggunakan retret metformin harus terus meminumnya sampai dokter atau apoteker memberi mereka pengganti atau pilihan pengobatan yang berbeda.

Baca selengkapnya di sini.