Imbau Warga Dukung Vaksinasi Covid-19, Ini Jaminan Wali Kota Bekasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat di wilayahnya untuk mendukung giat vaksinasi nasional Covid-19, yang sedianya dimulai pada 13 Januari 2021.

Pemerintah Kota Bekasi akan menerima vaksin yang nantinya disebar kepada masyarakat melalui unit-unit kesehatan di Kota Bekasi secara gratis. Kegunaan vaksin ini sendiri untuk merangsang pembentukan kekebalan tubuh dari penyakit.

"Vaksinasi adalah salah satu bentuk ikhtiar kita dalam menjaga diri dan keluarga, selain tetap selalu mematuhi protokol kesehatan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," kata Pepen dalam keterangannya, Sabtu (9/1/2021).

Ia menjelaskan, vaksin akan membuat tubuh seseorang mengenali bakteri/virus penyakit tertentu, sehingga membuat tubuh orang yang bersangkutan menjadi lebih kebal.

Dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata, akan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga dapat mencegah penularan maupun keparahan suatu penyakit.

"Vaksin tidak menimbulkan penyakit. Vaksin yang sudah dipakai di masyarakat, sudah dijamin keamanannya dan umumnya tidak menimbulkan reaksi simpang yang berat," tegasnya.

Menurut dia, efek samping yang timbul dari vaksinasi umumnya beragam, ringan, bersifat sementara, bergantung pada kondisi tubuh dan tidak selalu ada.

"Efek samping ringan seperti demam dan nyeri otot atau ruam-ruam pada bekas suntikan adalah hal yang wajar, namun tetap perlu dimonitor," ujarnya.

Namun melalui tahapan pengembangan dan pengujian vaksin yang lengkap, lanjutnya, efek samping yang berat dapat terlebih dahulu terdeteksi, sehingga dapat dievaluasi lebih lanjut.

"Manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan risiko sakit karena terinfeksi bila tidak divaksin," imbuhnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Jumlah Masih Dinamis

Vaksinasi pada tahap pertama akan diberikan kepada 11.983 orang tenaga kesehatan dan petugas layanan publik di tahap kedua, selama periode Januari-April 2021. Vaksinasi dilaksanakan di puskesmas atau fasilitas kesehatan yang terdaftar di Dinkes Kota Bekasi.

"Untuk jumlah sasaran ini masih bersifat dinamis dan Kota Bekasi mengikuti perkembangan informasi dari pusat," ungkapnya.

Selain itu, vaksinasi akan diprioritaskan pada kelompok usia rentan (18-59 tahun), lansia, masyarakat umum, orang yang kontak erat dengan kasus probable atau terkonfirmasi Covid-19 dan administrator yang terlibat dalam pelayanan publik.

"Diharapkan vaksinasi mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan melindungi warga Indonesia," tandasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: