IMF Prediksi Indonesia Aman dari Ancaman Krisis Ekonomi, Erick Thohir Tetap Waspada

Merdeka.com - Merdeka.com - Dana Moneter Internasional (IMF) memberi keyakinan kepada Pemerintah, di mana Indonesia secara mandiri masih bisa bertahan dari ancaman situasi geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina. Sehingga Indonesia cenderung aman dari ancaman krisis ekonomi.

Hal itu dikatakan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di hadapan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, saat mengunjungi Gedung Sarinah, Jakarta, Minggu (17/7).

Georgieva memprediksi, Indonesia bisa menyelesaikan 2022 ini dengan pertumbuhan ekonomi positif. Selama, negara masih bisa bertumpu pada kekuatan domestiknya dan tidak terlalu terpengaruh dari gangguan yang terjadi di tingkat global.

"Untuk Indonesia, kita berharap negara ini bisa menyelesaikan tahun ini dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Kita berharap pertumbuhan positif tahun depannya," kata dia.

"Risiko bagi Indonesia bukan datang dari dalam negeri, itu datang dari luar," tegas Georgieva.

Kata Erick Thohir

Mendengar ujaran tersebut, Erick Thohir mengaku senang bahwa pertumbuhan ekonomi nasional masih aman dari ancaman krisis hingga menyebabkan resesi.

"Saya sangat senang, pak Sandi juga sangat senang dengan statemen IMF. Dia meyakinkan Indonesia tidak di dalam jurang krisis seperti yang digembar-gemborkan," ungkapnya.

Namun, Erick tak ingin lengah atas pujian tersebut. Terutama akan ancaman perang Rusia-Ukraina yang tetap jadi risiko tersendiri, yang mengakibatkan rantai pasok global terganggu.

"Tetapi bukan berarti kita tidak waspada. Karena tadi disampaikan secara internal kita kuat, tetapi secara eksternal, yang namanya geopolitik, global ekonomi bisa saja berdampak," ujar dia.

Erick pun optimistis Indonesia sudah menuju pada arah yang baik, di mana IMF juga mengapresiasi kekuatan fondasi negara saat ini yang berkembang pesat.

"Bisa dilihat kemajuannya, apakah pembangunan infrastruktur, pemberdayaan kepada UMKM, dan lain lain," pungkas Erick Thohir.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel