IMI berkomitmen kirim lebih banyak pebalap muda pentas internasional

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) berkomitmen untuk terus mendukung dan mengirim pebalap muda Tanah Air untuk pentas di ajang internasional.

Salah satunya dengan melanjutkan pengiriman pebalap ke ajang FIM MiniGP World Series. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tak hanya membangun fasilitas infrastruktur berupa sirkuit balap dengan berbagai sarana dan prasarana.

Melainkan juga menyiapkan kegiatan pembinaan yang terstruktur, masif, dan sistematis. "Salah satunya seperti yang dilakukan melalui FIM MiniGP Indonesia Series dan keikutsertaan di FIM MiniGP World Series yang akan dilaksanakan secara rutin tiap tahun," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

FIM MiniGP, lanjut Bamsoet, adalah ajang yang memiliki sistem yang jelas dalam pembinaan pebalap muda.

"Setelah FIM MiniGP Indonesia Series dan FIM MiniGP World Series, para pebalap muda Indonesia bisa lanjut mengikuti berbagai kejuaraan bergengsi seperti Red Bull MotoGP Rookie maupun Asia Talent, Moto3, Moto2, hingga akhirnya bisa ke MotoGP," katanya.

"Jalan menuju ke sana memang tidak mudah, tapi kami tetap harus berusaha maksimal. Karena itu, dukungan sponsor dari berbagai pelaku usaha swasta maupun dari pemerintah sangat penting. Karena dengan bergotong royong, kita bisa memajukan olahraga balap sebagai media untuk mengharumkan Indonesia di dunia internasional," ujarnya menambahkan.

Tahun ini, Indonesia untuk kali pertama mengikuti FIM MiniGP World Series 2022 di Sirkuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol, pada 1-3 November lalu melalui dua pebalap muda Clevan Louis Valera (10 tahun) dan Lanova Tantra Mahardika (14).

Baca juga: IMI dukung wakil Indonesia dalam MiniGP World Series 2022 di Valencia

Keduanya merupakan pebalap terbaik dari FIM MiniGP Indonesia Series 2022. Clevan dan Lanova di Valencia bersaing dengan 31 pebalap muda dari 16 negara dunia yang menjadi yang terbaik pada FIM MiniGP di negara masing-masing.

Hasilnya, pada babak kualifikasi race 1 FIM MiniGP World Series 2022 Clevan memberikan hasil maksimal finis di urutan kedua, dengan selisih waktu hanya 0.063 detik dari Jakub Stankiewicz (Polandia) yang finis di urutan pertama. Sedangkan Tantra, finis di urutan ke-9.

Kemudian pada race 1, Clevan finis di urutan ke-14, race 2 di urutan ke-15, dan Super Race finish di urutan ke-13. Secara keseluruhan total poin dari race 1, race, 2 dan Super Race, Clevan berada di posisi ke-16.

"Namun itu bukan persoalan. Karena yang dikejar dalam event ini bukan sekadar juara, melainkan kesempatan bertanding di level internasional melawan para pebalap muda dari berbagai negara dunia," kata Bamsoet.

"Sehingga selain mengasah skil balap, Clevan dan Tantra juga bisa mengasah mental dan daya tahan mereka di lintasan sirkuit," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Tiga pebalap wakili Indonesia pada FIA Motorsport Games 2022

Selain dari Indonesia, peserta FIM MiniGP World Series 2022 antara lain berasal dari Alpe Adria, Australia, Austria, Prancis, India, Irlandia, Italia, Jepang, Malaysia, Belanda, Portugal, Qatar, Spanyol dan Inggris.

FIM MiniGP World Series diperkenalkan sejak tahun 2021 oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM) bersama Dorna Sports yang merupakan penyelenggara MotoGP.

"Kehadiran FIM MiniGP World Series dimaksudkan sebagai ajang pencarian bakat pebalap muda usia 10 hingga 14 tahun dari berbagai negara dunia," kata Bamsoet.

Selain itu, lanjut Bamsoet, juga sekaligus menjadi gerbang pembuka bagi para pebalap muda menapaki karier balap dalam menembus MotoGP.

Indonesia baru tahun ini berpartisipasi dalam FIM MiniGP World Series. Selanjutnya, IMI tetap berkomitmen mendukung dan mengirimkan kembali atlet muda Indonesia mengikuti ajang FIM MiniGP World Series.

"Sebagai bagian dari pembinaan para atlet muda bangsa, sehingga mereka bisa mengasah kemampuan balap, mental, daya tahan, sekaligus menambah jam terbang," pungkas Bamsoet.

Baca juga: Promosikan wisata Indonesia, IMI selesaikan WIMT 2022 di Vietnam
Baca juga: IMI terus matangkan rencana pembangunan sirkuit internasional di IKN