IMI Pusat bertemu Wali Kota Surakarta rencana bangun arena balap

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesetyo mengaku bertemu dengan Wali Kota Surakarta salah satunya untuk membicarakan rencana membangun sirkuit balap motor di wilayah Solo, Jawa Tengah, karena wilayah itu, sangat mudah terjangkau melalui jalan tol.

"Kami bertemu Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membicarakan soal organisasi yang saya pimpin, yakni IMI dan rencana pengadaan sirkuit balap motor," kata Bambang Soesetyo, di Balai Kota Surakarta, Kamis.

Bambang Soesetyo yang didampingi Ketua IMI Jateng bersama jajarannya, juga memohon kepada Wali Kota Surakarta, untuk bersedia menjadi Ketua Dewan Pembina IMI Jateng, "Dan Pak Gibran juga sudah menyatakan menyanggupi".

Baca juga: IMI terus dorong pembangunan sirkuit taraf internasional di Indonesia

Selain itu, ia mengatakan bahwa Solo adalah kota yang gampang dijangkau dari Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta, sehingga saat menggelar event road race motor Kejurprov seri IV di Manahan Solo, peserta membludak datang dari Jatim, Jabar dan Yogyakarta karena Solo gampang dijangkau melalui tol.

"Saya berencana pengadaan arena balap di Solo dan Wali Kota Gibran sedang memikirkan tempatnya, di mana yang pas untuk membuat sirkuit yang permanen untuk meningkatkan keterampilan para pembalap dan sport tourism," kata Bambang Soesetyo yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI.

Karena, menurut dia, sudah terbukti apa yang digagas oleh Presiden Joko Widodo membangun sirkuit Mandalika di Lombok berhasil menumbuhkan kunjungan turis yang luar biasa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang dahsyat. Terutama tidak saja di daerah Lombok tetapi merembet di Bali dan wilayah lainnya.

Sehingga, ia melanjutkan, banyak kepala daerah wakil kota dan bupati dari seluruh Indonesia bergerak untuk membangun sirkuit di wilayahnya. Dengan harapan kegiatan olahraga motor ini, mengundang banyak peminat tidak hanya di daerah setempat tetapi juga daerah lainnya.

Baca juga: IMI berkomitmen kirim lebih banyak pebalap muda pentas internasional

"Kejurnas slalom dan freestyle yang tidak membutuhkan lahan besar kemungkinan dapat digelar di kawasan Manahan Solo, ke depan," katanya.

Indonesia sudah mempunyai pebalap tingkat Asia. Pembalap Indonesia berprestasi di Asia mengibarkan namanya melalui kompetisi freestyle maupun lintasan balapan.

"Slalom dan driving punya pebalap, yakni Akbar Raiz, yang juga populer di internasional nanti akan didatangkan ikut Kejurnas di Solo. Mudah-mudah Kota Solo yang terletak di tengah Pulau Jawa, peserta yang ikut akan membludak," katanya.

IMI mencatat baik event Kejurprov, nasional maupun internasional setiap tahunnya rata-rata menggelar hingga sekitar 2.000 event.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang ditunjuk menjadi Ketua dewan pembina IMI Jateng, mengaku dirinya siap dan soal rencana pembangunan arena balap di Solo masih dipikirkan lahannya.

Baca juga: IMI terus matangkan rencana pembangunan sirkuit internasional di IKN