Imigrasi Atambua: Jumlah WNI yang kembali dari Timor Leste meningkat

Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat arus balik perlintasan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Timor Leste meningkat dalam dua hari terakhir.

"Jumlah WNI yang masuk kembali dari Timor Leste ke wilayah Indonesia meningkat selama 5-6 Mei dari 85 orang menjadi 109 orang," kata Kepala Imigrasi Kelas II TPI Atambua KA Halim ketika dikonfirmasi dari Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan perlintasan warga di perbatasan Indonesia - Timor Leste pada masa arus balik cuti bersama Idul Fitri 1443 Hijriah atau Lebaran 2022.

Para WNI yang tercatat kembali dari Timor Leste ini masuk ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota'ain di Belu.

Halim menjelaskan peningkatan perlintasan WNI dari Timor Leste seiring dengan segera berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 2022.

Baca juga: Arus balik di Bandara El Tari naik 100 persen

"WNI yang sebelumnya berlibur dan mengunjungi keluarga yang berada dan menetap di Timor Leste sudah mulai kembali," katanya.

Selain WNI, pihaknya juga mencatat jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang masuk Indonesia menggunakan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK) selama 5-6 Mei sebanyak 36 orang yang berasal dari Timor Leste.

Halim mengatakan pelayanan keimigrasian bagi perlintasan perbatasan negara melalui PLBN Mota'ain tetap dibuka secara normal setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WITA.

Perlintasan orang baik WNI maupun WNA yang masuk ataupun keluar wilayah Indonesia tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

"Petugas Imigrasi di TPI PLBN Mota'ain juga tetap menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan dalam pelayanan keimigrasian," katanya.

Baca juga: Imigrasi Atambua: Pelayanan lintas batas PLBN Motamasin kembali normal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel