Imlek 2021: Hanya 1 WNI yang Positif COVID-19 di China

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dunia sedang merayakan hari raya Imlek 2021 pada Jumat (12/2/2021). Sama seperti hari raya lainnya, Imlek di tengah pandemi COVID-19 pastinya terasa berbeda.

Di Asia Timur, tak ada kasus baru COVID-19 di kalangan WNI. Selama pandemi, kasus di China bahkan hanya satu orang.

Menurut data Kementerian Luar Negeri (Kemlu), kasus WNI yang positif COVID-19 di China hanya satu orang dan sudah sembuh.

Sementara, kasus di Taiwan mencapai 166 orang. Sebanyak 33 sudah sembuh dan 133 masih dirawat. Pada Desember 2020, Taiwan akhirnya menyetop kedatangan WNI untuk sementara karena hasil tes COVID-19 di Indonesia yang dianggap bermasalah.

Kasus WNI di Hong Kong relatif tinggi, yaitu 202 orang. Mayoritas WNI sudah sembuh dan tujuh orang masih dirawat. Di Makau ada tiga kasus dan sudah sembuh semua.

Di Jepang, ada 33 WNI yang terpapar COVID-19 dan 31 masih dirawat, lalu di Korea Selatan ada 137 WNI yang 134 di antaranya telah sembuh.

Berikut peta penyebaran COVID-19 di kalangan WNI di luar negeri.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Peta Penyebaran Kasus COVID-19 WNI di Luar Negeri:

Pemandangan malam hari Kota Wuhan yang terletak di Provinsi Hubei, China tengah (13/4/2020). Pertunjukan cahaya bertema
Pemandangan malam hari Kota Wuhan yang terletak di Provinsi Hubei, China tengah (13/4/2020). Pertunjukan cahaya bertema

Secara keseluruhan, ada 3.156 kasus COVID-19 bagi WNI di luar negeri. Pada Imlek 2021, kasus baru dan sembuh tercatat di Kuwait.

"Total WNI terkonfirmasi COVID-19 di luar negeri adalah 3.156: 2.291 sembuh, 171 meninggal dan 694 dalam perawatan," tulis @Kemlu_RI via Twitter.

Berikut petanya:

Warga Korsel Mudik Imlek 2021, Pemerintah Waspada Lonjakan COVID-19

Penumpang yang mengenakan masker antre untuk menaiki pesawat pada malam liburan Tahun Baru Imlek di terminal penerbangan domestik bandara Gimpo di Seoul, Korea Selatan, Kamis (11/2/2021). Liburan Tahun Baru Imlek adalah salah satu hari libur tradisional utama negara itu. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Penumpang yang mengenakan masker antre untuk menaiki pesawat pada malam liburan Tahun Baru Imlek di terminal penerbangan domestik bandara Gimpo di Seoul, Korea Selatan, Kamis (11/2/2021). Liburan Tahun Baru Imlek adalah salah satu hari libur tradisional utama negara itu. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Warga Korea Selatan (Korsel) tampak masih ada yang memilih mudik Imlek 2021 meski pemerintah mengimbau sebaliknya untuk mencegah COVID-19. Mereka mudik lewat jalur darat dan udara.

Menurut laporan Yonhap, Jumat (12/2/2021), Korean Expressway Corporation (KEC) sempat memprediksi ada 3,78 juta kendaraan pada libur hari pertama Imlek 2021. Kendaraan pun mengular di beberapa ruas tol Seohaean dan Yeongdong di Seoul, menuju arah selatan.

Penumpang pesawat juga terpantau di bandara Gimpo di Seoul pada Kamis kemarin. Semua penumpang tampak memakai masker.

Libur Imlek di Korsel dimulai pada Kamis 11 Februari kemarin hingga Minggu besok. Pemerintah kini kembali waspada tinggi karena kasus COVID-19 kembali naik tembus 500 pada Kamis kemarin (11/2).

Kasus harian COVID-19 tercatat turun di bawah 500 angka pada Rabu (10/2) sebelum liburan Imlek. Pemerintah Korsel telah menerapkan berbagai kebijakan supaya warga tidak mudik, mulai dari membatasi penjualan bangku kereta, serta melarang kumpul-kumpul.

Infografis Imlek dan COVID-19:

Infografis Strategi Khusus Tekan Kasus Covid-19 Saat Libur Imlek. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Strategi Khusus Tekan Kasus Covid-19 Saat Libur Imlek. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: