Imlek, Warga China Gratis Lewat Jalan Tol

Liputan6.com, Beijing : Euforia Imlek semakin meriah dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah China untuk menggratiskan tarif tol bagi pengguna jalan raya hingga 15 Februari 2013. Kebijakan tersebut bertujuan untuk menghindari kemacetan lalu lintas saat libur tahunan ini.

"Pengendara mobil tujuh kursi atau lebih dan kendaraan roda dua bisa menikmati jalan tol, jembatan dan terowongan secara gratis," kata Departemen Perhubungan China seperti dikutip dari situs China Daily, Minggu (10/2/2013).

Pengguna jalan juga tidak perlu mengambil tiket atau karcis tol demi menghindari antrean panjang di gerbang tol. Pasalnya, ketika kebijakan ini pertama kali diberlakukan pada libur nasional bulan Oktober 2012, kemacetan tetap mengular di jalan raya.

"Kondisi itu disebabkan karena kebijakan tahap pertama, pengendara tetap harus mengambil tiket elektronik di gerbang tol, sehingga kemacetan tak bisa dihindari," papar dia.

Di samping itu, pembebasan tarif tol ini dapat mengurangi biaya mudik bagi warga China yang ingin merayakan imlek di kampung halaman. Seperti yang dirasakan Zhang Meng, seorang pegawai negeri sipil di Beijing.

 

Dia mengungkapkan, biasanya untuk pulang ke daerah Henan di pusat China berjarak 500 kilometer harus merogoh kocek lebih dari 200 yuan atau sekitar US$ 31,8. "Tapi sekarang nggak perlu khawatir lagi, karena saya bisa menghemat ongkos perjalanan sebesar 200 yuan," terangnya.

 

Ternyata, kebijakan ini pun ikut mendongkrak bisnis rental mobil. Sebagian besar penyewanya adalah calon pemudik yang kehabisan tiket kereta api. Dari data perusahaan rental mobil, AVIS, sebanyak 60% pemudik telah memesan kendaraan berukurang sedang.

Lonjakan permintaan tersebut, mendorong harga sewa beberapa mobil melambung tiga bahkan hingga empat kali lipat. Namun penumpang tak peduli asalkan bisa membawa mereka berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman.

Menurut Departemen Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi China seperti dilansir dari Bloomberg, sebanyak 3,41 miliar orang bakal melakukan perjalanan mudik baik menggunakan jalur darat, laut maupun udara. (Fik/Igw)