Impian Jadikan Silat Wisata Budaya dan Jogo Suroboyo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya Bambang Haryo mempunyai tiga impian saat menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pencak Silat 2021 di salah satu kampus swasta di Surabaya.

Menurutnya, ada tiga tujuan yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan kejurcab yang dilaksanakan pada 8 sampai 10 November dan diikuti oleh 273 pesilat dari 47 perguruan pencak silat di Surabaya ini. Pertama adalah ingin memunculkan bibit-bibit pesilat yang hebat dari kota Surabaya.

"Kami ingin menjaring atlet-atlet yang hebat untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) 2022 di Jember. Di Porprov tahun depan, IPSI Surabaya ingin mempertahankan juara umum," tutur Bambang didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Senin (8/11/2021).

Tujuan yang kedua, lanjut Bambang, adalah IPSI Surabaya ingin ikut ambil bagian dalam menjaga kota Surabaya. Dimana, IPSI Surabaya memiliki banyak pesilat yang tersebar di berbagai perguruan. "Ayo pesilat podo-podo jogo (jaga) Surabaya," katanya.

Bambang melanjutkan, yang ketiga yaitu, bagaimana memanfaatkan pencak silat sebagai unsur budaya yang bisa mendukung wisata Indonesia.

"Kalau di Thailand, ada Muay Thai sebagai olahraga tradisional yang bisa dijual ke para wisatawan," ucapnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Libatkan untuk Nataru

Kapolresta Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menuturkan, para kapolsek maupun jajarannya di tingkat Polrestabes Surabaya selalu berkomunikasi dengan para ketua ranting maupun di tingkat cabang perguruan silat.

"Komunikasi ini intens kita lakukan dan sudah merancang pelaksanaan nanti ke depannya," tutur Yusep.

Menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru, lanjut Yusep, pihaknya akan melibatkan para pesilat di masing-masing perguruan silat untuk ikut berpatroli terutama para ketua maupun tokoh-tokohnya.

"Patroli bersama pesilat ini juga untuk memastikan bahwa seluruh pesilat di Kota Surabaya guyup rukun dan bersama-sama menjaga Surabaya," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel