Impor Sapi: Australia Tambah Pasokan ke Indonesia

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

PLASADANA.COM - Industri peternakan sapi di Australia bisa tersenyum lebar lagi. Indonesia mulai melonggarkan kebijakan pembatasan impor.

Menurut Craig Emerson, Menteri Perdagangan Australia, Indonesia sudah sepakat untuk membebaskan impor daging sapi premium dari Australia. Selain itu, seperti dikutip New York Times, peternak sapi Negeri Kanguru juga sudah diizinkan memenuhi kuota Indonesia selama enam bulan ke depan.

Australia merupakan salah satu negara eksportir daging sapi terbesar di dunia. Selama ini, Indonesia termasuk pasar utama sapi dari negara tersebut. Ketika ada pengetatan impor daging sapi oleh Indonesia, para peternak Australia langsung menderita.

Tahun lalu misalnya, Indonesia memangkas lebih dari sepertiga kuota impor ternak sapi. Tahun ini pemangkasannya 30 persen.

Begitu pun untuk daging sapi, pemangkasanya hampir dua pertiga. Tahun ini hanya 6 persen.

Penulis: Hikmatul Adrianto

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat