Imran Khan Tuding PM Pakistan Shehbaz Sharif Terlibat Penembakannya

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, ditembak pada Kamis (3/11). Tembakan mengenai kakinya dan menderita luka ringan.

Khan ditembak di Wazirabad, Provinsi Punjab saat berkonvoi bersama demonstran menuju ibu kota Islamabad, menuntut pemilu cepat.

Beberapa jam setelah serangan, para pimpinan partai Khan, Tahreek-e-Insaf (PTI) merilis pernyataan melalui video atas nama Khan. Dalam pernyataan itu, mereka menuduh pengganti Khan, PM Shehbaz Sharif bertanggung jawab atas penembakan tersebut, termasuk Menteri Dalam Negeri Rana Sanaullah dan pejabat intelijen senior Mayjen Faisal Naseer.

"Ini masalah yang sangat serius. Kami telah membentuk tim hukum untuk menyelidiki masalah ini," kata petinggi PTI, Musarrat Jamshed Cheema, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (4/11).

Pemerintah Pakistan menyebut tuduhan ini tidak berdasar dan meminta pihak berwenang di Provinsi Punjab untuk membentuk tim investigasi untuk memastikan fakta-fakta di balik insiden ini.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif menyampaikan dalam pidatonya di Majelis Nasional, jika PTI meyakini ada konspirasi di balik serangan terhadap Khan, itu harus segera diungkap.

Penembakan itu terjadi saat Khan berada di atas truk bersama pendukungnya. Satu pendukungnya tewas dan melukai 14 orang lainnya.

Pemerintahan Khan dilengserkan pada April lalu melalui gerakan mosi tidak percaya di parlemen. Sejak saat itu dia melakukan kampanye dan demo bersama pendukungnya di seluruh negeri.

PTI mengumumkan unjuk rasa besar digelar di seluruh negeri setelah salat Jumat, memprotes penembakan tersebut.

Kondisi Khan dilaporkan stabil. Dia dilarikan ke rumah sakit di kota Lahore setelah penembakan dan menjalani operasi. [pan]