INA Kucurkan Dana Segar untuk Penyelesaian Tol Trans Jawa Lewat Waskita Karya

Merdeka.com - Merdeka.com - Indonesia Investment Authority (INA) menandatangani Kesepakatan Penyelesaian Transaksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk untuk 2 ruas Jalan Tol Trans Jawa, yakni Tol Kanci – Pejagan dan Tol Pejagan – Pemalang.

Masing-masing diwakili anak perusahaan yakni dari INA, PT Rafflesia Investasi Indonesia (RII) dan PT Abhinaya Investasi Indonesia (AII) dengan PT Waskita Toll Road (WTR). Kerja sama antara INA dan Waskita Karya selanjutnya akan menguatkan arus kas Waskita Karya untuk mempercepat pengembangan proyek-proyek jalan tol lain di Indonesia.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono mengatakan, kesepakatan penyelesaian transaksi merupakan salah satu bentuk dukungan bagi komitmen Perseroan untuk menyelesaikan pembangunan ruas-ruas tol lain yang masih dalam tahap konstruksi. Termasuk proyek-proyek strategis nasional yang ditetapkan Pemerintah.

"Kerja sama ini pun semakin memperkuat struktur permodalan kerja Perseroan, sehingga kinerja keuangan dan operasional ke depannya lebih kokoh serta berkesinambungan. Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan, proyek-proyek yang dikerjakan oleh Waskita Karya dapat berjalan dengan baik," kata Destiawan dalam acara Penyelesaian Transaksi antara PT Waskita Toll Road (WTR) dengan Indonesia Investment Authority (INA) terkait Ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang, Jakarta, Selasa (6/9).

Senada, Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah menyampaikan kesepakatan ini merupakan wujud nyata percepatan realisasi investasi untuk pengembangan infrastruktur utama, terutama jalan tol. Dalam kerja sama ini Waskita Karya telah memenuhi standar-standar tata kelola, manajemen risiko, serta prinsip pro-lingkungan dan sosial yang baik, sebagaimana ketentuan yang dibuat INA secara ketat.

“Kami berharap kerja sama dengan INA pada hari ini merupakan langkah awal dan akan diikuti untuk sektor-sektor lain, dan pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan dampak riil pada optimalisasi potensi ekonomi di Pulau Jawa,” tambah Ridha.

Transaksi ini didukung oleh partner perbankan dan institusi finansial, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (bertindak sebagai Koordinator), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah.

Struktur pembiayaan yang diberikan merupakan yang pertama dalam pembiayaan jalan tol di Indonesia. Sebab kerja sama ini tidak ada recourse kepada sponsor dan kreditor mengandalkan kelayakan proyek terkait secara independen. [idr]