INACA-Boeing kerja sama bangkitkan penerbangan nasional

·Bacaan 2 menit

Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional (INACA) dan Boeing Company bekerja sama untuk membangkitkan industri penerbangan di Indonesia yang terpuruk akibat pandemi COVID-19 dan optimistis memasuki 2022 sektor transportasi udara akan membaik.

"INACA tetap optimistis bahwa COVID-19 akan segera berakhir dan industri penerbangan akan kembali bangkit. Dengan dukungan dari Boeing Company kami akan bersama-sama membangkitkan penerbangan di Tanah Air," kata Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Fleet Planning Workshop Certificate Luncheon yang juga dihadiri oleh Country Director Indonesia The Boeing Company, Stephen Lakeway.

Baca juga: INACA: Terjadi fenomena menarik di penerbangan nasional saat pandemi

Dikatakan Bayu, pandemi masih menghantui pertumbuhan ekonomi Indonesia dan hal ini cukup berdampak pada sektor penerbangan, sehingga dibutuhkan dukungan semua pihak agar bisa bertahan dan keluar di masa sulit ini.

Pandemi yang telah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun, tambahnya, telah berdampak sangat besar pada sektor transportasi udara di Indonesia. Pembatasan mobilitas masyarakat untuk menghambat penyebaran virus orona berimbas pada menurunnya jumlah penumpang pesawat, dan akhirnya berdampak pada pendapatan maskapai penerbangan.

"Karena itu, kami bersama Boeing Company telah menyelenggarakan Fleet Planning Workshop yang diikuti oleh 58 peserta dari perwakilan perusahaan penerbangan dan berjalan lancar dan sukses. Kami akan terus bekerja sama membuat kegiatan bersama sehingga dapat membangkitkan industri penerbangan," kata Bayu.

Baca juga: Garuda Indonesia kembali layani penerbangan umrah jamaah Indonesia

Ke depan, tambah Bayu, INACA telah menandatangani MoU bersama dengan pihak Boeing untuk lima acara lainnya pada tahun 2022 yang mencakup beberapa aspek dari Keselamatan hingga Operasi dan acara terdekat adalah Simposium Keselamatan yang direncanakan pada 22 – 23 Maret 2022.

Dalam kertas putih INACA bekerjasama dengan Universitas Padjajaran, menyebutkan bahwa penerbangan domestik Indonesia akan mulai kembali pada tahun 2022 dan optimal seperti sebelum pandemi pada tahun 2024. Sedangkan penerbangan internasional diprediksi mulai membaik tahun 2023 dan optimal tahun 2026.

Dikatakan juga oleh Bayu bahwa dengan berkurangnya jumlah armada membutuhkan pengelolaan yang baik untuk dapat memenuhi permintaan pasar penumpang dan kargo. Dengan demikian operasional penerbangan dapat berjalan efektif, efisien dan maskapai mendapatkan pendapatan yang baik sebagai bekal untuk melakukan pertumbuhan pascapandemi.

"Dengan kegiatan Fleet Planning Workshop ini sangat relevan dengan kondisi penerbangan di Indonesia saat ini. Hal tersebut karena perusahaan penerbangan harus melakukan berbagai upaya pemulihan di masa pandemi, yang akan berdampak pada keberlanjutan bisnisnya untuk tetap memberikan layanan transportasi," kata Bayu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel