Indeks Aussie berakhir lebih rendah meskipun saham pertambangan naik

Faisal Yunianto
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Australia menghapus sebagian kerugian pada sesi awal perdagangan Selasa, berkat kenaikan harga bijih besi dan saham sektor pertambangan emas, tetapi masih berakhir sedikit lebih rendah.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 sedikit melemah 2,30 poin atau 0,03 persen menjadi 6.681,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries naik tipis 2,00 poin atau 0,03 persen menjadi 6.955,70 poin.

Pasar saham turun sebanyak 0,70 persen pada pembukaan perdagangan.

"Salah satu alasan mengapa kami tidak berkinerja lebih buruk hari ini adalah sektor pertambangan yang berkinerja sangat baik," kata analis pasar CommSec, Steven Daghlian.

"Jadi secara khusus, perusahaan seperti BHP, Rio Tinto dan Fortescue Metals dan juga penambang emas sedang melonjak."

Sektor teknologi, telekomunikasi, utilitas, kebutuhan pokok konsumen, dan perawatan kesehatan juga berhasil merangkak kembali ke wilayah positif.

Di bidang keuangan, bank-bank besar jatuh dengan Commonwealth Bank turun 0,62 persen, National Australia Bank turun 1,05 persen, Westpac Bank turun 0,56 persen dan ANZ turun 0,30 persen.

Saham-saham pertambangan melonjak dengan BHP naik 2,88 persen, Rio Tinto naik 2,11 persen, Fortescue Metals naik 1,57 persen dan penambang emas Newcrest naik 4,18 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot dengan Oil Search turun 2,39 persen, Santos turun 1,40 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,21 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 0,60 persen dan Woolworths naik 0,40 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,00 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas jatuh 1,43 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 0,22 persen.

Baca juga: Saham Aussie dibuka lebih rendah meskipun sektor material reli
Baca juga: Saham Aussie catat sesi perdagangan awal tahun terbaik sejak 2001
Baca juga: Saham Australia memulai perdagangan 2021 dibuka dengan keuntungan luas