India akan Larang Petasan karena Picu Polusi

Merdeka.com - Merdeka.com - Ibu kota India, New Delhi, akan melarang petasan untuk mencegah memburuknya polusi pada musim dingin mendatang. Petasan menjadi salah satu ciri khas perayaan Diwali di India, yang akan berlangsung bulan depan.

New Delhi dengan penduduk 20 juta jiwa itu merupakan ibu kota negara paling berpolusi di dunia. Udara di kota ini biasanya semakin memburuk mulai pertengahan Desember sampai Februari karena udara dingin menyerap debu, emisi kendaraan, dan asap dari lahan pertanian.

"Untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya polusi di Delhi, seperti tahun lalu, saat ini produksi, penyimpanan, penjualan, dan penggunaan semua jenis petasan dilarang," jelas Menteri Lingkungan New Delhi, Gopal Rai, di Twitter pada Rabu (7/9).

"Saat ini juga akan ada larangan penjualan atau pengantaran petasan online di Delhi," lanjutnya, dikutip dari Al Arabiya, Kamis (8/9).

Gopal Rai tidak menyebutkan kapan larangan ini mulai berlaku tapi dia mengatakan larangan akan berlaku sampai 1 Januari. Tetapi dua tahun lalu, larangan yang sama diberlakukan sebelum Diwali.

Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Delhi mengatakan tanggal berlakunya larangan itu akan diumumkan pekan ini.

Beberapa umat Hindu menganggap larangan petasan selama Diwali ini upaya pemerintah ikut campur dalam urusan agama mereka. [pan]