India Berminat Investasi Pabrik Semen di Lebak

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Tempo
    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menegaskan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Dia mengaku sudah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari pengelola sebelumnya, Total E&P Indonesie dari Perancis. …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

Lebak (Antara) - Perusahaan India berminat investasi pabrik semen di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, guna mendukung proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia.

"Kita ingin berinvestasi pabrik semen di Lebak karena bahan baku dasar pembuatan semen melimpah," kata Direktur PT Bhakta Insusindo Kumar saat meninjau lokasi di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Minggu.

Menurut dia, perusahaan India tersebut ingin mengembangkan investasi pabrik semen karena kebutuhan pasar nasional masih kurang.

Apalagi, adanya proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Karena itu, pihaknya berminat berinvestasi pabrik semen berlokasi di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak.

"Saya yakin jika pabrik semen berdiri dipastikan bisa memenuhi kebutuhan pasar nasional," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya meninjau lokasi beberapa desa di Kecamatan Bojongmanik karena terdapat bahan baku semen, seperti batu gamping, tanah liat dan batu kapur.

Setelah meninjau lokasi itu, kata Kumar, nanti hasilnya akan dianalis oleh perusahaan.

"Kami berencana membuka pabrik semen ini akan menggandeng perusahaan Inggris," katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BMP2T) Kabupaten Lebak Agianto Ahmad Tahir mengatakan, selama ini banyak perusahaan asing yang berminat membuka pabrik semen di Lebak.

Sebab potensi bahan baku semen di Kabupaten Lebak tersebar di Kecamatan Bayah, Cilograng, Panggarangan, Bojongmanik dan Muncang.

Bahkan, belum lama ini Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menghadiri `launching` pabrik semen PT Cemendo Gemilang yang memproduksi semen Merah Putih di Kecamatan Bayah.

"Kami berharap perusahaan India bisa berinvestasi di Lebak sehingga dapat menyerap lapangan pekerjaan bagi masyarakat," katanya.

Ia menyatakan, pemerintah daerah memberikan jaminan keamanan sejalan dengan misi dan visi Kabupaten Lebak menjadikan daerah ini kondusif untuk berinvestasi.

Selain itu juga proses perizinan bagi investor asing maupun domistik diberikan kemudahan dan tidak bertele-tele sepanjang terpenuhi persyaratan.

"Kami terus mendorong bahwa Lebak dijadikan daerah investasi dengan melakukan promosi-promosi untuk menarik investor," katanya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...