India Diguncang Kasus Pelecehan Seksual

Liputan6.com, New Delhi: Kasus pelecehan seksual yang menimpa seorang remaja putri memicu kemarahan besar di India. Polisi telah mengidentifikasi 12 tersangka dan empat di antaranya telah ditangkap. "Kami telah mengetahui identitas para pelaku. Mereka akan kami tangkap," kata JN Chaudhury, kepala kepolisian Assam, Jumat (13/7), seperti dikutip BBC Indonesia.

Tindak pelecehan seksual terhadap remaja putri ini direkam dan videonya tersebar di internet. Dalam rekaman ini terlihat sejumlah orang mendorong korban ke satu sama lain dan beberapa di antaranya mencoba melepas pakaian korban. Pelaku juga menarik rambut korban, mengeluarkan kata-kata kotor, dan meraba buah dadanya.

Polisi mengatakan insiden ini terjadi di jalan yang ramai di ibu kota negara bagian Assam, Guwahati, pada Senin malam lalu. Chaudhury mengungkapkan kejadian ini berawal dari pesta ulang tahun yang dihadiri korban di satu bar.

Di tempat pesta, korban terlibat adu mulut dengan beberapa pemuda yang membuat pemilik bar mengusir mereka untuk menghindari keributan. "Ketika korban keluar, ia diserang beberapa orang dan terjadilah pelecehan ini. Kami akan berusaha keras menangkap semua pelaku," kata Chaudhury.

Selain memicu kemarahan di seluruh India, beberapa warga Guwahati berinisiatif memasang pernyataan di baliho di kota tersebut meminta pihak berwenang menindak tegas para pelaku. Ketua Komisi Peremouan Assam, Neera Baruah juga menjanjikan sanksi berat kepada pelaku pelecehan seksual ini.

Insiden ini bukan yang pertama terhadap perempuan di tempat umum di Assam. Beberapa pekan lalu anggota parlemen dari partai yang berkuasa menjadi korban pemukulan 100 orang di Kota Karimganj, setelah menikahi pria Muslim. Anggota parlemen ini dituduh menikah tanpa menceraikan dulu suami pertamanya.

Lima tahun silam seorang perempuan ditelanjangi dan diserang di tempat umum di Guwahati, yang juga menyebabkan kemarahan besar di seluruh India. Statistik menunjukkan angka kejahatan terhadap perempuan di Assam dua kali lebih besar dari rata-rata nasional.(ADO)