India Laporkan 40 Kasus Varian Delta Plus Menyebar di 4 Negara Bagian

·Bacaan 1 menit

VIVAIndia telah melaporkan total 40 kasus COVID-19 varian Delta Plus di empat negara bagian, kantor berita ANI melaporkan Rabu 23 Juni 2021, mengutip sumber dari Pemerintah Pusat India.

"India melaporkan 40 kasus varian Delta Plus dari virus corona baru. Sebagian besar kasus berasal dari Maharashtra, Madhya Pradesh, Kerala dan Tamil Nadu," kata sumber pemerintah seperti dilansir dari Hindustan Times.

Hingga Selasa, India melaporkan 22 kasus varian delta plus. Kementerian Kesehatan India mengungkapkan varian Delta Plus sejauh ini terdeteksi di tiga negara bagian di negara itu.

Otoritas Kesehatan India mengarahkan negara bagian untuk mengambil tindakan penahanan segera dalam kluster di mana varian tersebut telah terdeteksi.

Keputusan itu muncul setelah INSACOG, sebuah konsorsium dari 28 laboratorium Kementerian Kesehatan yang terlibat dalam monoklonal, memberi tahu, pada hari Selasa, bahwa varian delta plus memiliki tiga karakteristik yang mengkhawatirkan: peningkatan penularan; pengikatan yang lebih kuat pada reseptor sel paru-paru; dan potensi pengurangan dalam respon antibodi monoklonal.

Varian delta plus atau B.1.617.2.1 erat kaitannya dengan varian delta, penyumbang utama gelombang kedua COVID-19 di India. Seperti halnya varian Delta, varian delta plus mengalami mutasi pada daerah protein spike virus RNA, yang berpotensi membuatnya lebih menular.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel