India Laporkan Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet

Merdeka.com - Merdeka.com - India melaporkan kematian pertama yang disebabkan oleh cacar monyet di Negara Bagian, Kerala. Seorang pria berusia 22 tahun, yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab meninggal Sabtu lalu.

Dilansir dari BBC News (1/8), Menteri Kesehatan Kerala, Veena George mengatakan pria itu awalnya dites positif terkena virus di luar negeri. Sampel yang diuji setelah kematiannya juga mendeteksi virus cacar monyet.

Ini adalah kematian ke-4 yang dialami akibat cacar monyet di luar Afrika.

Setelah kematian di Kerala, pemerintah negara bagian India membentuk komite tingkat tinggi untuk memeriksa laporan medisnya, kata George. Pria muda itu mengalami demam dan pembengkakan kelenjar getah bening ketika dia dirawat di rumah sakit swasta pada 27 Juli, kata George kepada situs berita The NewsMinute. Namun, dia tidak memiliki ruam di tubuhnya, sehingga para dokter tidak melihat alasan untuk mencurigai bahwa dia menderita cacar monyet, sebut George.

Pria itu di tes positif terkena cacar monyet di Uni Emirat Arab (UEA) pada 19 Juli, beberapa hari sebelum dia berangkat ke Kerala, tetapi keluarganya baru memberitahu pejabat kesehatan pada 30 Juli, kata menteri Kerala itu.

Ketika sudah berada di rumah sakit, kondisinya dengan cepat memburuk, sehingga ia butuh bantuan ventilator, sebelum akhirnya meninggal.

Sampel pria tersebut dikirim ke Institut Virologi Nasional yang mengkonfirmasi bahwa virus yang berada pada pria tersebut adalah cacar monyet. Pihak berwenang sekarang akan menyelidiki mengapa pria itu menunda mencari bantuan medis.

Terdapat dua puluh orang yang berkontak dekat dengan pria itu, dan telah dikategorikan sebagai "berisiko tinggi" dan diisolasi, kata menteri itu kepada wartawan. Ini termasuk teman-temannya, keluarga, dan sembilan orang yang baru-baru ini bermain sepak bola dengannya.

Penumpang yang berada dalam penerbangan bersamanya dari UEA ke Kerala juga telah dihubungi. Namun, belum ada alasan untuk khawatir karena mereka tidak melakukan kontak dekat dengannya, kata George.

India telah melaporkan empat kasus cacar monyet sejauh ini - tiga di Kerala dan satu di ibu kota New Delhi. Pasien pertama, yang dinyatakan positif pada 14 Juli, dirawat di ibu kota Kerala, Thiruvananthapuram (sebelumnya Trivandrum). Dia telah pulih dan dipulangkan, sebut George.

Kemarin Ghana juga mengkonfirmasi kematian akibat wabah yang sedang menyebar ini. Orang yang terinfeksi adalah perwira militer yang meninggal tiga hari setelah melapor ke rumah sakit di timur laut negara itu. Dia mengalami demam dan ruam kulit, tetapi tidak ada rincian lebih lanjut yang tersedia.

Tiga belas orang yang diyakini telah melakukan kontak dengan pria yang meninggal itu berada dalam isolasi dan saat ini sedang dipantau. Ghana sejauh ini mencatat lebih dari 30 kasus virus cacar monyet di tujuh wilayah negaranya.

Cacar monyet merupakan keluarga dari virus yang sama dengan cacar, meskipun tidak terlalu parah dan para ahli mengatakan kemungkinan infeksinya rendah. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global bulan lalu.


Reporter Magang: Gracia Irene [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel