Indigo Sejak Kecil Roy Kiyoshi Sering Di-bully Teman Sekolah dan Dianggap Gila

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Indigo sejak kecil bukan perkara mudah buat Roy Kiyoshi. Apalagi Roy kerap melihat makhluk halus yang tidak bisa dilihat orang lain dengan kasat mata.

Karena kelebihannya itu, pemilik nama asli Roy Kurniawan mengaku sering di-bully oleh teman-teman sekolahnya . Apalagi ia dianggap aneh karena sering bicara sendiri.

"Yang paling susah adalah ketika gue sekolah. Gue sekolah dulu di-bully terus-terusan. Gue dikatain anak iblis, anak setan kayak gitu karena gue ngobrol sendirian,” ujar Roy Kiyoshi saat berbincang di kanal YouTube Boy William yang diunggah 1 Juni 2021 lalu.

Dukungan Sang Bunda

Penampilan terbaru Roy Kiyoshi [foto: instagram/roykiyoshi]
Penampilan terbaru Roy Kiyoshi [foto: instagram/roykiyoshi]

Roy Kiyoshi juga kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah karena kelebihannya itu. Beruntung ia selalu mendapatkan support dan dukungan dari orangtuanya.

“Karena gue enggak bisa ikut pelajaran terlalu formal karena anak indigo emang begitu enggak bisa ikuti rules. Tapi gue dikuatin terus sama nyokap, ‘tenang dek lu enggak gila gurunya yang gila’ dibalikin kayak gitu . Lumayan perjuangan gue berat banget waktu kecil,” ujar Roy Kiyoshi.

Susah

Roy Kiyoshi (ist/ Munady Widjaja)
Roy Kiyoshi (ist/ Munady Widjaja)

Mengurus anak indigo bukanlah hal yang gampang. Bahkan ibunya pernah dibuat bingung dengan sikap Roy Kiyoshi.

“Susah juga lho ngurusin anak kayak gue, anak indigo. Gue nangis setiap hari, gue ngelihat ular yang enggak keliatan. Emak gue kayak bingung gitu. Ini kenapa ya anak gue. Dulu belum ada google, enggak bisa nge-search,” jelasnya.

Masa Depan

Roy Kiyoshi (Sumber: Instagram/roykiyoshi)
Roy Kiyoshi (Sumber: Instagram/roykiyoshi)

Tak hanya bisa melihat mahluk halus, Roy juga bisa melihat sesuatu yang akan terjadi ke depannya.

“Gue tahu lebih cepat (tentang suatu peristiwa), bikin gue sadar, ‘Oke, gue bisa ‘lihat’.’ Bikin gue rada galau tahu tentang sesuatu yang akan terjadi,” ujar Roy.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel