Indikator adalah Suatu Petunjuk, Ini Jenis dan Fungsinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian indikator adalah penanda yang dapat digunakan untuk memberikan suatu penilaian. Indikator adalah bisa berupa ciri-ciri atau ringkasan. Pada suatu kondisi atau keadaan, indikator adalah berguna untuk menunjukkan perubahan dan perkembangan.

Departemen Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan Amerika Serikat (1969) menjelaskan indikator adalah statistik dari hal normatif yang menjadi perhatian kita yang dapat membantu kita dalam membuat penilaian ringkas, komprehensif, dan berimbang terhadap kondisi-kondisi atau aspek-aspek penting dari suatu masyarakat.

Meski demikian, indikator adalah tidak selalu bisa menjelaskan keadaan atau kondisi sesuatu secara keseluruhan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, indikator adalah sesuatu yang bisa dijadikan petunjuk atau keterangan saja.

Berikut Liputan6.com ulas tentang indikator lebih dalam dari berbagai sumber, Senin (20/9/2021).

Indikator Menurut Para Ahli

Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Enzo
Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Enzo

1. Pengertian Indikator Menurut Lawrence Green

Menurut Lawrence Green (1992) indikator adalah variabel-variabel yang dapat menunjukkan ataupun mengindikasikan kepada penggunanya tentang kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi.

2. Pengertian Indikator Menurut Wilson R. dan T. Sapanuchart

Menurut Wilson R. dan T. Sapanuchart (1993), indikator adalah suatu ukuran tidak langsung dari suatu kejadian atau kondisi. Contoh indikator adalah berat badan bayi berdasarkan umur merupakan indikator terhadap status gizi bayi tersebut.

3. Pengertian Indikator Menurut Departemen Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan Amerika Serikat (1969)

Indikator adalah statistik dari hal normatif yang menjadi perhatian kita yang dapat membantu kita dalam membuat penilaian ringkas, komprehensif, dan berimbang terhadap kondisi-kondisi atau aspek-aspek penting dari suatu masyarakat.

4. Pengertian Indikator Menurut World Health Organization (WHO)

Menurut WHO, indikator adalah suatu variabel yang dapat membantu penggunanya dalam kegiatan pengukuran berbagai macam perubahan yang terjadi baik secara langsung ataupun tidak langsung.

5. Pengertian Indikator Menurut Darwin Syah

Menurut Darwin Syah, indikator adalah suatu ciri atau tanda yang menunjukkan bahwa para peserta didik telah memenuhi standar kompentensi pendidikan yang sudah ditetapkan dan diberlakukan.

6. Pengertian Indikator Menurut Kemenkes RI (2004)

Menurut Kemenkes, indikator adalah variabel yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keadaan atau status dan memungkinkan dilakukannya pengukuran terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.

7. Pengertian Indikator Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, indikator adalah sesuatu yang dapat memberikan petunjuk atau keterangan.

Jenis-Jenis Indikator

Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Aline
Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Aline

1. Indikator Pendidikan

Jenis indikator pendidikan adalah indikator yang bisa dijumpai di semua instansi pendidikan. Indikator memiliki sifat wajib dan harus dibuat oleh pengelola pendidikan. Indikator pendidikan adalah digunakan untuk menilai efektivitas pendidikan yang diberikan kepada para siswanya dan dijadikan kompetensi dasar.

2. Indikator Kerja

Jenis indikator kerja adalah objeknya karyawan atau pekerja. Dunia kerja memosisikan jenis indikator adalah sebagai kinerja setiap karyawan. Didasarkan pada ketepatan waktu (disiplin), kemandirian, kualitas/kuantitas pekerjaan, efektivitas serta beberapa parameter lainnya.

3. Indikator Penelitian

Jenis indikator penelitian adalah menjadi tolak ukur dalam sebuah penelitian. Indikator ini paling banyak digunakan dalam penelitian ilmiah. Contoh penerapan jenis indikator penelitian adalah khusus lingkungan, reklamasi, bioteknologi dan sebagainya. Jenis indiktor penelitian memiliki sifat yang lebih luas dan memuat banyak hal.

Fungsi Indikator Secara Umum

Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Andrea
Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Andrea

1. Fungsi indikator adalah sebagai alat penunjuk perubahan dalam suatu kegiatan atau kejadian.

2. Fungsi indikator adalah pedoman bagi pengguna dalam menyusun alat ukur.

3. Fungsi indikator adalah pedoman membuat sebuah rencana dan melaksanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan suatu kegiatan.

4. Fungsi indikator adalah pedoman dalam mengembangkan suatu kegiatan yang disesuaikan dengan karakteristik, potensi, kebutuhan, dan lingkungan.

5. Fungsi indikator adalah bagian dari pedoman memberikan penilaian terhadap hasil suatu kegiatan.

6. Fungsi indikator adalah ukuran keberhasilan dalam menyelesaikan suatu rencana.

7. Fungsi indikator adalah menjadi tolak ukur perubahan dan perkembangan yang terjadi.

8. Fungsi indikator adalah menunjukkan suatu keadaan atau kondisi tertentu.

9. Fungsi indikator adalah bagian dari proses pengelolaan agar sesuai dengan yang diharapkan.

10. Fungsi indikator adalah penilaian yang dilakukan dengan lebih objektif.

Contoh Penerapan Indikator

Ilustrasi Membaca Buku. Credit: freepik.com
Ilustrasi Membaca Buku. Credit: freepik.com

KPI adalah indikator Kinerja pada perusahaan yang dapat diukur atau dihitung, seperti Pendapatan atau Kepuasan Pelanggan. Indikator Kinerja Utama dipakai untuk mengukur peningkatan, dengan begitu perusahaan dapat melihat apakah mereka semakin dekat dengan titik akhir, sasaran, atau strategi yang diinginkan.

KPI mungkin merupakan indeks dari beberapa ukuran, namun KPI tidak boleh digunakan untuk mengukur kemajuan proyek. Satu-satunya hal yang dapat dikatakan tentang sebuah proyek adalah, proyek tersebut telah dimulai, sedang berjalan, atau telah selesai. Ukuran sebenarnya adalah peningkatan yang dibuat proyek, bukan proyek itu sendiri. Kamu dapat menggunakan metode lain untuk mengukur proyek di tingkat operasional.

Contoh: Laba atas Investasi (ROI), yang merupakan persentase, terdiri dari dua ukuran, Biaya Investasi dan Laba Bersih (dari investasi selama waktu tertentu).

KPI digunakan untuk mengukur kinerja di tingkat organisasi, atau bisnis. KPI ini biasanya tidak akan diterapkan untuk mengukur kinerja individu. Terkadang, hubungan tidak langsung mungkin ada antara KPI dan ukuran bisnis, seperti bonus penjualan. Dalam contoh ini, pencapaian ukuran terkait penjualan akan memicu bonus terkait untuk tim penjualan. Namun, elemen bonus adalah ukuran bisnis, bukan ukuran pribadi.

Contoh: Kamu dapat menggunakan Pengembalian Investasi (ROI), untuk melihat seberapa baik kinerja produk atau layanan baru di pasar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel