Indodax berharap literasi masyarakat soal aset digital terus meningkat

Chief Executive Officer (CEO) Indodax Oscar Darmawan mengharapkan literasi masyarakat terhadap aset digital, termasuk kripto, terus meningkat, seiring dengan diselenggarakannya kompetisi perdagangan kripto, salah satunya Indodax Trading Fest Beyond The Limit.

"Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat terhadap investasi aset digital, terutama bagi pemenang yang dapat menginspirasi trader-trader lainnya," ujar Oscar dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Indodax memberikan total hadiah uang tunai lebih dari Rp1 miliar kepada para pemenang yang dapat mengumpulkan keuntungan atau Return of Investment (ROI) paling tinggi selama periode lomba.

Salah satu pemenang Indodax Trading Fest Beyond the Limit, Oka, mengapresiasi kompetisi tersebut, yang dapat dijadikan bekal memahami investasi aset kripto dengan lebih baik.

"Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan baru yang saya dapatkan selama mengikuti Trading Fest.," kata Oka.

Baca juga: Bitcoin kurangi laju penurunan seiring stabilnya pasar kripto

Oka merupakan trader Indodax yang berasal dari Bali dan keluar sebagai pemenang setelah mendapatkan ROI tertinggi dari semua lawannya dalam satu kategori yaitu lebih dari 3.600 persen yang diperoleh selama kompetisi.

Menurutnya, kondisi harga Bitcoin dan kripto lainnya memang tidak naik seperti dua tahun terakhir, tetapi manajemen keuangan yang baik adalah salah satu kunci kemenangan dalam mendapatkan keuntungan.

Ditambah lagi, ia juga memilih altcoin yang tepat, karena Indodax memiliki banyak alternatif coin selain Bitcoin, Ethereum, dan kripto lainnya.

Ia pun mengaku kini telah memahami segitiga trading yaitu analisa teknikal, manajemen modal, dan pengendalian psikologi yang baik.

"Dengan analisa teknikal kita dapat menganalisa pergerakan candle dan membaca tren pasar, dengan manajemen modal kita dapat mengendalikan resiko dengan mengatur jumlah modal yang masuk ke market. Dengan pengendalian psikologi kita dapat menentukan kapan saatnya buy dan sell. Dari hal ini kita juga dapat mengendalikan fear and greed," ujar Oka.

Baca juga: BI: Kerangka regulasi dibutuhkan atasi risiko aset kripto