Indofood CBP Sukses Makmur Kantongi Penjualan Rp 28,20 Triliun pada Semester I 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatat penjualan Rp 28,20 triliun pada semester I 2021. Pencapaian penjualan itu tumbuh 22 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 23,05 triliun.

Mengutip keterangan tertulis perseroan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/8/2021), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk membukukan laba usaha naik 36 persen menjadi Rp 6,36 triliun pada semester I 2021. Realisasi laba usaha perseroan pada semester I 2020 sebesar Rp 4,68 triliun. Marjin laba usaha meningkat menjadi 22,6 persen dari 20,3 persen.

Laba periode berjalan yang dapat diatribukan kepada pemilik entitas induk turun sekitar lima persen menjadi Rp 3,22 triliun pada semester I 2021.

Pada periode sama tahun sebelumnya, realisasi laba Rp 3,38 triliun. Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs yang belum terealisasi, core profit yang mencerminkan kinerja operasional meningkat 25 persen menjadi Rp 3,95 triliun dari Rp 3,16 triliun.

Dengan demikian, laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp 276 pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 290.

Direktur Utama dan CEO ICBP, Anthoni Salim menuturkan, meskipun laju pemulihan ekonomi global belum menentu karena masih berlanjutnya pandemi COVID-19, perseroan dapat mencatatkan kinerja operasional yang positif pada semester I 2021.

"Ke depannya kami akan terus focus memperkuat keunggulan operasional, dan mempertahankan ketangguhan model bisnis kami yang terintegrasi serta keselamatan para karyawan,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham ICBP

Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4).  Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Total liabilitas tercatat naik menjadi Rp 54,32 triliun pada semester I 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 53,27 triliun. Total ekuitas naik menjadi Rp 53,60 triliun pada 30 Juni 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 50,31 triliun.

Sementara itu, total aset naik menjadi Rp 107,92 triliun pada 30 Juni 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 103,5 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara sebesar Rp 10,67 triliun pada 30 Juni 2021.

Pada penutupan perdagangan saham ICBP sesi pertama, Rabu, 24 Agustus 2021, saham ICBP turun 0,91 persen ke posisi Rp 8.125 per saham. Saham ICBP berada di level tertinggi Rp 8.300 dan terendah Rp 8.075 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.276 kali dengan volume perdagangan 45.522. Nilai transaksi Rp 37,2 miliar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel