Indonesia Akan Punya Bursa Kripto, Apa Untungnya?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah berencana akan membuka bursa aset kripto pada akhir tahun ini. Rajacoin sebagai salah satu platform jual beli aset mata uang kripto mengapresiasi langkah tersebut.

Kepala Eksekutif Rajacoin Andry Oktavianes mengungkapkan hadirnya bursa kripto dinilai akan membantu masyarakat Indonesia. Menurutnya, transaksi perdagangan akan lebih aman karena adanya regulasi yang melindungi semua pihak.

“Kami sangat mendukung pembentukan bursa kripto agar perdagangan aset kripto di Indonesia semakin jelas,” kata dia, Jumat, 25 Juni 2021. Andry menilai hadirnya bursa kripto merupakan wadah untuk menampung secara legalitas.

Dengan demikian, ia berharap tidak akan ada lagi yang namanya 'koin liar' ketika bursa tersebut resmi beroperasi. Andry juga menegaskan kehadiran bursa kripto juga akan mengundang lebih banyak investor dan masyarakat untuk bertransaksi. Tujuannya agar transaksi kripto di Indonesia semakin banyak dan legal.

"Ke depannya, saya berharap Indonesia punya wadah. Kalau bursa kripto itu bisa menampung dan secara legalitas lebih jelas sehingga tidak ada koin-koin liar," ungkap Andry.

Sebagai informasi, Kementerian Perdagangan akan membentuk bursa kripto selambat-lambatnya akhir tahun ini, karena berpandangan bahwa sirkulasi dan arus kripto harus banyak di dalam negeri ketimbang harus di luar negeri.

Di sisi lain, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sidharta Utama mengatakan siap mengesahkan pendirian bursa kripto dan segera membentuk piranti regulasi dan lembaga yang menaunginya.

“Bursa kripto fokusnya pada perlindungan pelaku usaha agar hubungan antar semua pihak bisa berjalan dengan baik antar pedagang, investor, maupun lembaga lain bisa jelas dan aman,” ungkap Sidharta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel