Indonesia Badminton Festival Digelar dengan Sistem Bubble, Simak Penjelasannya!

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tiga turnamen bulu tangkis akbar bertajuk Indonesia Badminton Festival akan digelar di Bali International Convention Center, Westin Resort Nusa Dua, Bali, mulai 16 November hingga 5 Desember 2021 mendatang.

Indonesia Badminton Festival terdiri atas Daihatsu Indonesia Masters 2021 yang dijadwalkan berlangsung 16–21 November 2021, SimInvest Indonesia Open 2021 yang dihelat pada 23–38 November 2021, serta BWF World Tour Finals 2021 pada 1–5 Desember 2021.

Terkait hal ini, PBSI telah memastikan bahwa turnamen akan diselenggarakan tanpa penonton dalam sistem bubble. Hal ini dilakukan guna menghindari munculnya klaster baru penularan Covid-19 sepanjang turnamen.

Melalui akun Twitter resminya, PBSI menjelaskan sistem bubble (gelembung) akan memungkinkan panitia membatasi interaksi seluruh partisipan dengan pihak lain di luar gelembung. Sistem ini sejatinya juga telah diterapkan di Olimpiade Tokyo lalu.

Adapun, partisipan yang mencakup atlet, pelatih, ofisial, panitia, hingga media, diharuskan masuk ke area bubble selambat-lambatnya Kamis, 11 November 2021 malam, pukul 23.59 WITA (22.59 WIB).

Dilarang Keluar

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto pada Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019). (Bola.com/Peksi Cahyo)
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto pada Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Usai masuknya seluruh peserta Indonesia Badminton Festival, The Westin Resport dan Bali International Convention Center juga kabarnya akan ditutup untuk pihak luar hingga akhir penyelenggaraan turnamen.

Selanjutnya, semua kegiatan Indonesia Badminton Festival akan dilakukan dengan berpusat di area bubble. Peserta pun dilarang untuk keluar dari area tersebut.

Kegiatan dan Fasilitas

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, bersalaman dengan wakil Jepang, Kento Momota, pada Indonesia Open di Istora Senayan, Kamis, (5/7/2018). Anthony Ginting takluk 14-21, 15-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, bersalaman dengan wakil Jepang, Kento Momota, pada Indonesia Open di Istora Senayan, Kamis, (5/7/2018). Anthony Ginting takluk 14-21, 15-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Guna menghindari para peserta Badminton Indonesia Festival merasa bosan selama berada di area bubble, PBSI telah menyiapkan berbagai kegiatan dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para peserta.

Fasilitas tersebut mencakup outdoor cinema, yoga, volley ball, private beach yang dibuka mulai 13 November, swimming, pop up markets, pop up Indonesian food, live band, culture dance, tennis court, dan sebagainya.

Tiba di Bali

Sebelumnya, para pebulu tangkis Indonesia telah terbang dan tiba di lokasi penyelenggaraan melalui dua kloter keberangkatan, yakni pada 9 November dan 10 November 2021. Hal ini seperti dikutip dari akun Twitter resmi Badminton Indonesia.

Adapun, kloter pertama diikuti oleh Gregoria Mariska Tunjung, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Siti Fadia Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan, Tommy Sugiarto, dan sejumlah pemain lainnya.

Sementara itu, kloter kedua diisi oleh empat pasang ganda putra Indonesia, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel